UMK Dumai 2019 Ditetapkan Rp3,1 Juta

Dumai, Riau, jurnalsumatra.com – Dewan Pengupahan Kota Dumai sudah menetapkan angka upah minimum kota Tahun 2019 sebesar Rp3,1 juta, atau meningkat 8,03 persen dibanding 2018 sebesar Rp2,8 juta, dan segera diusulkan.
Penetapan standar upah tahun depan naik sekitar Rp250 ribu ini diputuskan dalam rapat bersama antara pengusaha dan kalangan buruh atau pekerja serta dinas tenaga kerja setempat tergabung dalam DPK.
Ketua DPK Dumai Hamdan Kamal mengatakan, penetapan UMK sudah sesuai dengan ketentuan berlaku, yaitu mengacu Peraturan Gubernur Riau dan PP 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.
“Penetapan besaran UMK dumai 2019 sudah dilaksanakan sesuai mekanisme berlaku,” kata Hamdan kepada pers, Selasa.
Ia menjelaskan, Peraturan Gubernur Riau No 911 Tahun 2018 tentang UMP bahwa Pemprov Riau telah menetapkan upah minimum provinsi tahun 2019 sebesar Rp2,6 juta per bulan, atau meningkat 8,03 persen dari Rp2,4 juta.

“Diharapkan proses pengesahan angka UMK di tingkat Pemerintah Provinsi Riau berjalan baik tanpa kendala, dan selanjutnya bisa langsung diterapkan di awal 2019,” katanya.
Wali Kota Dumai Zulkifli As menilai wajar besaran UMK diusulkan DPK karena dengan pertimbangan sudah disesuaikan dengan harga kebutuhan saat ini dan ditambah Dumai merupakan daerah industri.
“Usulan segera ditindaklanjuti, dan penetapan besaran UMK saya rasa wajar mengingat kondisi perekonomian dan dumai adalah sebuah kota industri,” kata wali kota pada wartawan.
Diketahui, penetapan UMK di tingkat DPK Dumai selanjutnya diusulkan ke Wali Kota Zulkifli As dan selanjutnya disampaikan ke Gubernur Riau untuk mendapat persetujuan dan ditetapkan.
Sedangkan pada 2018 ini, UMK ditetapkan DPK Dumai sebesar Rp2,886 juta atau naik sekitar Rp200 ribu lebih atau 8,71 persen dari UMK 2017 sebesar Rp2,6 juta.(anjas)

Leave a Reply