UMY Miliki Belasan Dosen Bergelar Guru Besar

Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Setelah mengukuhkan Dr Haedar Nashir, M.Si sebagai guru besar pada bulan Desember 2019 lalu, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kini mendapatkan tambahan tiga orang guru besar. 

Surat Keputusan (SK) itu diserahkan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V DIY Prof Dr Didi Achjari, SE, M.Com, Ak., CA kepada Rektor UMY Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP, IPM, Kamis (27/2/2020) di Ruang Sidang Gedung AR Fachruddin A Kampus Terpadu UMY.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengeluarkan keputusan untuk mengangkat ketiga guru besar UMY pada 26 Desember 2019 di Jakarta. 

Pertama, nomor 152730/MPK/KP/2019 bagi Dr H Mukti Fajar Nur Dewata, SH, M.Hum (profesor bidang ilmu hukum). Ke dua, nomor 152734/MPK/KP/2019 untuk Hilman Latief, S.Ag, MA, Ph.D (profesor bidang Islamic Studies and Arabic). Ke tiga nomor 152733/MPK/KP/2019 untuk Dr Drs Muhammad Azhar, M.Ag (profesor bidang studi Islam).

Didi berharap, dengan munculnya guru besar yang baru dapat meningkatkan kualitas keilmuan melalui proses diskusi dan dialog di UMY. “Selain itu, saya berharap Perguruan Tinggi Muhammadiyah dapat terus menambah dosen yang menyandang gelar profesor,” ungkap Didi.

Menurutnya, menjadi guru besar tidak hanya sekadar kebanggaan pribadi. “Tapi ada misi keilmuan,” tandasnya, yang menambahkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia juga sangat tergantung dari para guru besar. “Bukan sekadar jabatan, tapi betul-betul substansi keilmuan.”

Selain itu, Didi juga berharap di UMY akan lahir guru besar yang baru. “Sehingga dapat menghidupkan ruang-ruang diskusi yang menghasilkan pemikiran,” ujarnya.

Disampaikan Rektor UMY, Dr Ir Gunawan Budiyanto, MP, IPM, peningkatan jabatan fungsional dosen bukan urusan pribadi semata. “Tetapi harus menjadi pilihan dan perhatian pihak manajemen universitas,” kata Gunawan. 

UMY, kata Gunawan, berkomitmen untuk meningkatkan kualitas proses pendidikannya. Dan dngan adanya tambahan guru besar, UMY memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Menjadi universitas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan berlandaskan nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat,” tambah Gunawan, yang menerangkan hingga sekarang UMY telah memiliki 17 dosen bergelar guru besar.

Dan, ke depannya akan semakin banyak dosen UMY yang didorong untuk terus menempuh pendidikan lanjutan, baik di dalam atau luar negeri.

Terakhir, sudah ada yang dosen yang dikirim ke Spanyol. Rencananya akan ada enam orang yang akan berangkat ke Belanda sehingga target untuk 350 doktor bisa tercapai. (Affan)