Universitas Pancasila Telah Meluluskan 59.035 Sarjana

Jakarta, jurnalsumatra.com – Universitas Pancasila Jakarta telah meluluskan sebanyak 59.035 sarjana dari berbagai program studi sejak perguruan tinggi tersebut berdiri 52 tahun yang lalu.

  “Mereka yang telah lulus ini telah ikut berkontribusi secara aktif membangun bangsa dan negara, sesuai kompetensi disiplin ilmu maupun bidang pengabdian masing-masing,” kata kata Ketua Yayasan Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila Siswono Yudo Husodo usai acara wisuda Universitas Pancasila di Jakarta Convetion Center (JCC), Kamis.

  Menurut Siswono, para wisudawan ini diharapkan menjadi lulusan yang adaptif dan inovatif serta memiliki kompetensi hardskill dan softskill yang berkarakter Pancasila.

  Pada wisuda kali ini UP meluluskan 1.218 wisudawan mulai dari jenjang pedidikan program studi doktor, magister, sarjana, diploma III dan apoteker.

  “Seluruh lulusan yang diwisuda hari ini tentunya memiliki semangat, jiwa, kepribadian dan budaya Pancasila,” katanya.

  Ia mengatakan nilai-nilai luhur Pancasila tersebut diharapkan dapat diimplementasikan dalam berbagai aspek kehidupan baik di lingkungan, keluarga, tempat kerja maupun lingkungan lainnya.

  Para wisudawan tersebut dapat menunjukkan prestasinya di masyarakat seperti yang telah ditunjukkan wisudawan sebelumnya.

  “Belajar tidak hanya dibangku kuliah tetapi yang utama adalah hidup dan berkarya untuk masyarakat yang merupakan proses yang tidak pernah berakhir,” ujarnya.

  Acara wisuda yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional tersebut mengusung tema “Dengan Semangat dan Kemampuan Sumber Daya Manusia yang adaptif dan inovatif, Universitas Pancasila Menyongsong Revolusi Industri 4.0 dengan penuh Optimisme”.

  Wisuda kali ini juga disampaikan orasi ilmiah Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta Dr Ir Illah Sailah yang bertema “Sumber daya manusia yang memiliki kompetensi Hardskill dan Softskill serta berkarakter Pancasila merupakan modal utama kesuksesan Pembangunan Indonesia”.(anjas)