UP2KP Apresiasi Kinerja Dinkes Dalam Penanganan Malaria

    Jayapura, jurnalsumatra.com – Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) mengapresiasi kinerja positif yang ditunjukkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan kabupaten/kota dalam penanganan penyakit malaria di provinsi paling timur Indonesia ini.
“Ini sebuah hal yang positif ketika membaca di media massa terkait Penghargaan Rekor MURI yang diterima Dinkes Papua karena berhasil dalam pendistribusian kelambu anti nyamuk (berinsektisida),” kata Kepala Bidang Sekretariat UP2KP Alexander Krisifu di Jayapura, Senin.
Menurut Alexander, UPT AIDS, TB dan Malaria juga bekerja bagus dalam penanggulangan TBC dimana RSUD Jayapura dan RSUD Nabire mendapat penghargaan sebagai rumah sakit dengan pengobatan TBC terbaik tingkat nasional.
Alexander mengatakan Papua termasuk salah satu wilayah endemik malaria memang memiliki prevalensi penyebaran penyakit malaria yang sangat tinggi.
Namun, dengan semangat kerja dari Dinas Kesehatan Papua dan kabupaten/kota, terutama dalam hal pencegahan malaria menggunakan kelambu anti nyamuk, angka eliminasi malaria akan turun.

    “Kami juga berterima kasih kepada Dinkes Papua terutama UPT AIDS, TB dan Malaria yang pada April lalu menggandeng UP2KP untuk turun ke lapangan mendistribusikan dan memantau penggunaan kelambu anti nyamuk,” katanya.
Dia berharap kerja sama kemitraan ini kiranya terus terjaga karena dengan sinergitas seperti inilah, sebuah program bidang kesehatan bisa berjalan baik dan sukses.
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan mengharumkan nama Papua dengan menerima penghargaan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena dinilai sukses dalam
Penyelenggaraan pemantauan penggunaan kelambu anti nyamuk secara serentak dengan jumlah terbanyak di seluruh Indonesia pada 2018.
Penyerahan penghargaan Rekor MURI itu diterima oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai MKes mewakili Penjabat Gubernur Papua pada acara Peringatan Pekan Imunisasi Dunia dan Hari Malaria Sedunia di Gedung Barokah, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Minggu (29/4) disaksikan Menteri Kesehatan RI Prof Dr Nila Moeloek SpM(K).(anjas)

Leave a Reply