Usulan Pembentukan Kabupaten Palembang Ulu Harus Dikaji


Palembang, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri menyatakan harus ada studi kelayakan terkait wacana pemekaran Kota Palembang.

“Pemekaran Palembang  sudah dari dulu.  Harus ada studi kelayakan. Kalau siap kenapa tidak, ” ujarnya.

“Kalau sudah layak ya dimekarkan.  Tapi jangan sampai sudah dimekarkan,  nanti kembali lagi. Karena ada beberapa daerah pemakaran yang kembali lagi ke induknyo, karena belum bisa mendiri dari sisi PAD, ” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo menyatakan  tidak menyoalkan keinginan masyarakat  yang ingin membagi Kota Palembang menjadi Kabupaten Palembang Ulu. Apalagi jika tujuannya untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Harnojoyo mengatakan,  dirinya mengapresiasi pendapat masyarakat yang, semangat daripada pemekaraan adalah pembangunan supaya merata, kesejateraaan masyarakat. Namun tentu harus dikaji potensi potensi tersebut. Pada prinsipnya apa yang diiniginkan masyarakat untuk mensejahterakan, meratakan pembangunan itu,” ujarnya usai kegiatan halal bihalal pemkot di Rumah dinas Walikota Palembang Selasa (11/5/2019).

Ketika ditanya lebih mendalam terkait layak atau tidak usulan pembentukan Kabupaten Palembang Ulu,  Harnojoyo tidak bisa berpendapat bahwa Palembang pantas untuk di mekarkan jadi dua bagian. “Itu butuh kajian. Nanti dilihat,  bukan saya yang meninilainya,” tandasnya. 

Ketua Presidium Persiapan Pembentukan Kabupaten Palembang Ulu (P3KPU ) Suparman Romans mengatakan, antusias masyarakat,  terutama tokoh Palembang Ulu luar biasa dengan acara ini.  Pasalnya pada rapat pertama hanya dihadiri 20 orang, tapi hari ini lebuh dari 100 orang,  dari 5 kecamatan di Palembang Ulu.  “Dengan terbentuknya kabupaten Palembang Ulu,  maka pembangunan di Palembang Ulu harus dipacu lebih cepat. Karena  punya anggaran sendiri,  dan PAD sendiri, ” ujarnya dalam sarasehan berlangsung di Aula Gedung DPD RI Sumsel, Senin (10/6/2019).

Menurutnya,  masyarakat di Palembang Ulu yang akan merasakan dampak dari berbagai sisi jika Kabupaten Palembang Ulu terbentuk. Oleh sebab itu antusias masyarakat sangat luar biasa.  “Sejauh mana pembangunan Palembang Ulu. Misalnya tingkat kemisikinan, masalah pengangguran.  Dengan terbentuknya Kabupaten Palembang Ulu,  maka pemerataan pembangunan jadi lebih cepat, ” bebernya.

Suparman menjelaskan,  untuk persyaratan pembentukan Palembang Ulu sudah cukup, baik dari administrasi,  demografu, SDA, pendapatan dan jumlah penduduk.  

“Target kita 2020 Kabupaten Palembang Ulu sudah terbentuk,” pungkasnya.(yanti)