Uzer Effendi Dipercaya Jabat Plt Ketua DPRD Sumsel

Palembang, jurnalsumatra.com – DPRD Provinsi Sumsel mengelar Rapat Paripurna Istimewa XVII dengan agenda usul pemberhentian pimpinan DPRD Provinsi Sumsel di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Senin (12/2/2018). Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sumsel yang dijabat oleh HM Giri Ramanda N Kiemas digantikan Uzer Effendi sebagai Pelaksana tugas (Plt).

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani digantikan oleh anggota DPRD Sumsel Fraksi Partai Gerindra Kartika Sari Desi.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, rapat paripurna istimewa XVII dengan agenda usul pemberhentian pimpinan DPRD Provinsi Sumsel. Pada pilkada  serentak Sumsel 2018 ini ada 6 anggota DPRD Provinsi masa jabatan 2014-2019 yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah. Rinciannya adalah 2 pimpinan DPRD dan 4 anggota DPRD.

“enam  anggota DPRD Provinsi Sumsel yang maju dalam pilkada yakni saya Giri Ramanda N Kiemas dari Fraksi PDIP mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur Sumsel, Nopran Marjani dari Fraksi Partai Gerindra mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Lahat, Ahmad Yani dari Fraksi Partai Demokrat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Muara Enim, Joncik Muhammad dari Fraksi PAN mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana dari Fraksi PDIP mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Empat Lawang dan Arkoni dari Fraksi Hanura mrncalonkan diri sebagai Calon Bupati Banyuasin,” ujarnya.

Giri menambahkan, proses pemberhentian ini berdasarkan UU Nomor 10 tahun 2015 Pasal 7 ayat 2. “Saya mengundurkan diri sebagai ketua DPRD Sumsel sejak ditetapkan sebagai pasangan calon di Pilgub Sumsel. Saya ucapkan terima kasih kepada semua rekan, wakil pimpinan DPRD Sumsel dan anggota DPRD atas kerjasama selama ini,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Giri memohon doa dan restu kepada semua undangan yang hadir. “Saya mohon doa dan restu kepada bapak, ibu dan Forum Koordinasi Daerah serta para undangan yang hadir. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini. Terimalah permohonan maaf dari hati saya yang paling dalam apabila selama menjalankan tugas ada tutur kata dan sikap yang tidak berkenan,” pintanya.

Sementara itu, Plt DPRD Provinsi Sumsel Uzeir Effendi mengungkapkan, sebagai Plt dirinya hanya melanjutkan program yang ada. “Saya tidak tau sebelumnya akan ditunjuk sebagai Plt DPRD Provinsi Sumsel. Untuk program khusus dalam angan-angan. Program kepemimpinan pak Giri akan saya lanjutkan. Apalagi program yang sudah ditandatangi tentu akan dilaksanakan,” bebernya.

Ketika disinggung berapa lama akan menjabat sebagai Plt DPRD Provinsi Sumsel, Uzeir mengungkapkan, dirinya tidak tau. Pasalnya dirinya hanya menjalankan amanat.  “Belum ada informasi terkait masa jabatan sebagai Plt sampai kapan. Saya hanya menjalankan tugas ini sebagai amanat dan perintah partai,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − four =