Vika dan Nabila Penderita Penyakit Aneh Kembali Dirawat

Baturaja, jurnalsumatra.com –  Penderita penyakit aneh yang menyerang kulit hingga melepuh dan menghambat pertumbuhan fisik kakak beradik Vika Lona (19) dan Nadia Lovika (9), anak pasangan dari Zahril Hamid dan Yunani warga Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, Rabu (4/9/2019).

Zahril Hamid orang tua penderita penyakit aneh itu menjelaskan, bahwa kedua anaknya menderita karena penyakitnya sejak lahir, akibatnya kedua saudara tersebut hingga saat ini tidak dapat beraktivitas seperti anak pada umumnya bahkan mereka belum pernah mengeyam pendidikan sekolah.

“Kedua anak saya menderita penyakit itu sejak lahir, hingga saat ini masih belum ada perubahan menjadi lebih baik” jelas Zahri.

Upaya pengobatan sudah banyak dilakukan baik pengobatan secara medis maupun pengobatan alternatif, terutama Vika putri sulung Zahri yang lebih dahulu mengalami penyakit aneh tersebut sempat mengalami perawatan di Rumah Sakit Umum Moehammad Hoesin Palembang.

Penjelasan Zahri dibenarkan Heltatin (48) bidan desa yang menangani masalah penyakit yang diderita Vika pertama kali. Sebelumnya Vika pernah dirawat Heltatin, karena tidak ada perubahan Heltatin membawa permasalahan itu ke Dinas Kesehatan Kabupaten OKU yang selanjutnya Vika dirujuk ke RSU Moehammad Hoesin di Palembang namun tetap tidak mengalami perubahan.

“Saya terus mendampingi keluarga pak Zahri dalam pengobatan kedua anaknya, teutama Vika yang menderita penyakit tersebut sejak tahun 2000 lalu” jelas Heltatin

Menanggapi penyakit yang menimpa Nabila (19) dan Pika (9), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Husni Thamrin didampingi Kabid Deddy Wijaya kembali menjelaskan bahwa pihaknya sudah menangani kedua kakak beradik tersebut sejak tahun 2000.

Hasil diagnosa pihak Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang, Vika dan Nabila mengalami kelainan genetik bahkan kerusakan kromoson 9 dengan penyakit menetap.

”Sedikitnya ada 22 kromosom yang terbentuk saat bayi masih didalam.kandungan dengan usia 1-2 bulan. Oleh karena itu, ibu yang mengandung pada usia tersebut harus ekstra hati-hati terhadap janinnya.” Jelas dan harap Deddy.

Vika dan Nabila saat ini kembali dirujuk ke RSUD Ibnu Soetowo untuk mengalami perawatan dengan semua biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu. (rad)