Wabup Hadiri Musrenbang Nagari Parambahan

Tanahdatar, Sumbar, Jurnalsumatra.com – H. Zuldafri Darma, SH tokoh masyarakat Parambahan yang juga wakil Bupati Tanah Datar pada pelaksanaan Musrembang nagari Parambahan kecamatan Lima Kaum Kamis, (13/2/2020). Zuldsfri Darma sampaikan panjangnya tahapan demi tahapan dalam menyampaikan usulan-usulan dalam kegiatan rencana pembangunan di nagari membutuhkan usaha dan pengawalan dari pihak-pihak yang berkompeten. Kondisi itu disampaikan 

“Untuk itu diperlukan anak nagari masuk di dalam sistem yang ada, bisa sebagai anggota DPRD, birokrat bahkan jika bisa Bupati pun kita raih dengan kebersamaan jika memungkinkan dan tidak ada yang tidak mungkin”. kata Epi Darma.

Sementara itu, Anton Yondra wakil DPRD Tanah Datar sampaikan bakwa Silpa nagari tahun aggaran saling tumpang tindih karena regulasi, SK yang berubah-rubah dan berganti-ganti dengan artinya dana tidak bisa dialihkan dan tidak bisa dipindahkan sehingga melemahkan kinerja walinagari yang total Rp. 50,7 Milyar.

Menyikapi besarnya silpa yang terjadi disetiap nagari itu di akibatkan molornya pencairan dana BKBK pembahasan tahun 2018 tahun untuk anggaran 2019 sampai diawal tahun 2020 belum juga dicairkan. ujar anak nagari Parambahan itu.

Pada kesempatan yang sama Kamrita, anggota DPRD Luhak nan Tuo dari partai partai Gerindra memaparkan perlunya penguatan perempuan seperti pembinaan kelompok tani perempuan dan pelaksanaan kegiatan Posyandu dengan anggaran yang memadai dalam pencegahan Stunting terhadap generasi penerus bangsa ini.

Walinagari Parambahan H. Robbi Yasdi dalam paparannya menyampaikan kegiatan pembangunan yang telah teralisasi dan yang akan direalisasikan dalam prioritas tertuang dalam RAPB nagari dan kegiatan yang menjadi usulan untuk Musrembang kecamatan nantinya.

Dalam sesi tanya jawab, Syafni kepsek SDN 19 Parambahan ungkapkan bahwa sekolah yang dia pimpin merupakan sekolah terbanyak kekurangan tenaga guru di kecamatan Lima Kaum dan untuk menutupi kekurangan itu diangkat 6 tenaga guru honorer dan digaji melalui sumbangan Rp. 30 ribu per wali murid perbulannya, ini mohon jadi perhatian pihak terkait.(myt)