Wabup OKI Lantik 6 Kades

KAYUAGUNG, jurnalsumatra.com – Wakil Bupati OKI HM Jakfar Shodik Melantik 6 kepala desa (kades) di Desa Bina Karsa, Kecamatan Mesuji Makmur, Rabu (20/3).


Adapun Ke-enam kades yang dilantik tersebut masing-masing, Yuliana Kades PAW Cahaya Mas, Masdi Kades PAW Beringin Jaya mengantikan kades terdahulu yang mengundurkan diri karena mecalonkan diri sebagai Calon legeslatif (caleg) tahun ini.


Seterusnya Walgito Pjs Bina Karsa, Rusli Pjs Kades Mukti Karya, H Dindut Winarno Pjs Kades Mesuji Jaya semuanya Kecamatan Mesuji Makmur serta Mutiara Simanjuntak Pjs Kades Pelimbangan Kecamatan Cengal.


Kepala Badan Pemerintahan Masyarakat Pedesaan (BPMD) Hj Nursula SSos, dalam menjelaskan, pelantikan kades tersebut telah tertuang dalam surat keputusan yakni masing masing, Yuliana berdasarkan SK No.207/Kep/D.BPMD/2019 tertanggal 18 maret 2019, Masdi berdasarkan SK.No:206/Kep/D.BPMD/2019 tertanggal 18 Maret 2019, Walgito berdasarkan SK No:168/Kep/D.BPMD/2019 tertanggal 27 Februari 2019, Rusli SK.No:170/Kep/D.BPMD/2019 tertanggal 27 Februari 2019, H Dindut Winarno berdasarkan SK.No:169/Kep/D. BPMD/2029 tertanggal 27 Februari 2019 dan Mutiara Simanjuntak berdasarkan Sk.No:205/Kep/D.BPMD/2019 tertanggal 18 Maret 2019.


Sedangkan untuk dalam pemilihan antar waktu melanjutkan masa kades terdahulu hingga 29 Oktober 2021.


Camat Mesuji Makmur H Suwanta S.IP.M.Si meminta para kades yang dilantik supaya dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal sekaligus kades sebagai pimpinan dan panutan masyarakat agar menjadi memberikan contoh / teladan yang baik dalam berbagai macam kegiatan seperti kegiatan sosial, keagamaan, pembangunan dan pemerintahan.


Sedangkan Wakil Bupati OKI HM Djakfar Sodiq SE, dalam mengucapkan selamat bertugas kepada kades yang baru di lantik.
“Tunaikanlah tugas dengan sebaik-baiknya kami berpesan berikan yang terbaik tapi jangan selalu merasa yang terbaik,” cetusnya.


Dalam kesempatan tersebut dirinya memberikan filisofi sebuah lagu dari jawa tengah lagu “Gundul Gundul pacul” yang memaknai seorang pemimpin artinya puncak (kepala) yang mana seorang kepala desa harus peka.


Ditambahkannya, ada 4 sifat disebuah kepala yakni mata untuk melihat keadaan di sekitar, telingga untuk mendengarkan sumbangsi saran dan masukan, hidung untuk mencium supaya peka dengan keadaan, serta mulut untuk bergerak / bekerja.(Heri)