Wagub Sumsel Akui Sekolah Gratis Dalam Revisi

Palembang, jurnalsumatra.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya mengakui saat ini program sekolah gratis masih dalam tahap revisi sehingga pelaksanaannya belum bisa diterapkan sepenuhnya.

Sekarang ini sedang dajukan peraturan daerah tentang sekolah gratis itu  untuk disetujui Mendagri sehingga masyarakat harus bersabar, kata Wagub dalam rapat paripurna DPRD Sumsel di Palembang, Senin.

Dalam Raperda yang sedang mamsuki tahap akhir di Kemendagri itu bahwa penyelenggaraan pendidikan di Sumsel ada dua kategori yakni gratis dan berbayar.

Untuk berbayar diklasifasikan sekolah unggulan dan ada 26 buah, lanjut dia, sedangkan sekolah gratis tanpa dipungut biaya.

Khusus untuk sekolah unggulan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikuler, ekstra kurikuler terkait mutu pendidikan.

Oleh karena itu untuk mendukung sekolah unggulan tersebut dibutuhkan partisipasi masyarakat dan orang tua siswa.

Namun, lanjut dia, walaupun demikian, meskipun sekolah unggulan berbayar tetapi tetap mengakomodir siswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Sementara untuk sekolah gratis sekitar 400 unit dan nantinya siswa tidak dipungut biaya sehingga penerapannya akan dilaksanakan setelah ada persetujuan Mendagri.

Sementara Solihan Isamail anggota DPRD dari Partai Gerindra mengatakan, sekarang masih ditemukan sekolah yang memungut biaya. Oleh karena itu Gubernur perlu meninjau langsung sehingga sekolah gratis bukan hanya selogan saja, tambah dia.(anjas)