Wakapolda Sumut Ingatkan Tak Ada Obat Narkotika

     Medan, jurnalsumatra.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Brigadir Jenderal Polisi Agus Andrianto mengingatkan kepada masyarakat, termasuk para remaja, untuk menjauhi narkoba, karena hingga kini belum ada/belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan pengguna narkotika.
“Warga yang mengalami ketergantungan dengan obat-obatan yang berbahaya bagi kesehatan itu, masih sulit untuk disembuhkan,” kata Waka Polda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto saat pemaparan kasus penangkapan peredaran narkoba yang digelar di  Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Senin (22/1).
Sehubungan dengan itu, menurut dia, masyarakat maupun pelajar agar menjauhi narkoba tersebut, yang dapat merusak kesehatan dan gangguan mental lainnya.
“Jangan sekali-kali mencoba narkoba dan kalau tidak ingin akan menjadi seorang pemakai narkotika untuk selamanya,” ujar Brigjen POl Agus.
Ia mengatakan, karena pengaruh narkoba sangat berbahanya, maka polisi bersama institusi penegak hukum lainnya terus memberantas peredaran narkoba yang masuk ke wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Peredaran narkoba yang semakin marak di tanah air, harus ditertibkan dan para pelakunya juga diberikan tindakan tegas dan terukur.
Bahkan, jelas jenderal polisi bintang satu itu, peredaran narkoba tersebut, tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu keamanan negara.

“Jadi, apapun bentuknya narkoba itu, harus dicegah peredarannya di masyarakat, dan juga mengantisipasi penyeludupan dari luar negeri,” kata Waka Polda Sumut itu.
Peristiwa penangkapan sebuah mobil warna hitam nomor polisi BK 1132 UL sedang melintas di Jalan Letda Sudjono, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (19/1).
Kemudian, petugas Polda Sumut menggeledah mobil tersebut dan menemukan satu bungkus plastik teh dari China warna kuning yang bertuliskan “Guan Yin Wang” yang di dalamnya terdapat satu kilogram (kg) narkoba.
Saat dilakukan pengembangan, kedua tersangka BM dan IZ berusaha melarikan diri serta melawan petugas, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur.
Selanjutnya, aparat kepolisian menggeledah mobil sedan warna hitam nomor polisi BA 1961 LA di Jalan Pendidikan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dan menemukan dua bungkus plastik teh China yang berisi dua kg sabu-sabu.
Tersangka SBN juga ditembak mati karena melawan petugas dan mayatnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan.
Barang bukti yang disita saat dilakukan penangkapan tersebut, yaitu narkotika golongan I jenis sabu-sabu seberat 3 kg, empat unit telepon seluler, satu buah tas warna merah, satu buah kotak dus, satu unit mobil Avanza warna hitam BK 1132 UL dan satu unit mobil sedan warna hitam BA 1961 LA.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 9 =