Wali Kota Manado Terima Penghargaan Bidang Kependudukan

     Manado, jurnalsumatra.com – Wali Kota Manado, Vicky Lumentut menerima penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI Joko Widodo, karena dinilai berhasil dalam pembangunan bidang kependudukan dan keluarga berencana.
“Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, di Graha Gubernuran Sulawesi Utara, pada pelaksanaan hari keluarga nasional (Harganas) ke 25, 2018,” kata Wali Kota Manado, Vicky Lumentut di Manado, Sabtu.
Dia menjelaskan saat menyerahkan penghargaan Menteri Puan Maharani mengatakan, program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) adalah program dasar pembangunan yang berbasis keluarga, dan menjadikannya sebagai sasaran utama.
“Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat, yang dibentuk atas dasar perkawinan yang sah dan mampu memenuhi kebutuhan hidup yang layak, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa memiliki hubungan yang serasi, selaras dan seimbang antar anggota dan antara keluarga dengan masyarakat dan lingkungannya,” ujarnya.
Menurut Lumentut, Menteri Puan pun mengingatkan, salah satu syarat yang harus dikembangkan dalam keluarga untuk menjadi bahagia dan sejahtera adalah harus mampu menghayati, memiliki dan berperan sesuai fungsi keluarga agar menjadi keluarga berkualitas.

       Dia mengemukakan penghargaan tersebut yang diserahkan dalam acara temu prestasi KKBPK yang diselenggarakan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, menjadi motivasi untuk makin bekerja baik.
Dia menyebutkan penghargaan diberikan karena dinilai berhasil membangun kualitas hidup masyarakat dengan menyukseskan program kependudukan dan KB Kota.
“Kami dinilai berhasil dalam pembentukan kelembagaan dinas pengendalian penduduk dan KB, menganggarkan APBD peningkatan pembentukan Kampung KB dan PIK Remaja, pembangunan rumah pintar, bedah rumah sehat, pemberian beasiswa kepada mahasiswa, dan pelayanan kesehatan gratis sehingga menurunnya jumlah keluarga miskin mencapai total fertility rate (TFR) 2,7 persen di Manado,” tambahnya.
Dia mengatakan, program KKBPK ini merupakan salah satu tanda konsentrasi pemerintah dalam pembangunan yang dipengaruhi oleh kuantitas dan kualitas penduduk.
Hal tersebut, lanjutnya sejalan dengan UU 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, dan di Manado, salah satu sumber kesuksesan program tersebut adalah adanya penyuluh KB, petugas lapangan KB dan para tenaga penggerak kelurahan.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =