Wali Kota Tegaskan Perbaikan Pelayanan Di Kelurahan

    Kediri, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menegaskan akan melakukan perbaikan pelayanan di kelurahan, terutama dengan memanfaatkan teknologi, sehingga  menjadi lebih cepat.
“Kami melakukan pembenahan dan penyempurnaan supaya berjalan, misalnya daring di kelurahan. Jika sudah oke, nanti ada tenaga IT (informasi teknologi), jadi tetap bisa menjalankan program daring di kelurahan,” kata Wali Kota di Kediri, Jumat.
Ia mengatakan, adanya IT tentunya bisa lebih cepat membantu kinerja pelayanan di kelurahan maupun kecamatan. Masyarakat yang membutuhkan bisa terlayani dengan baik dan tidak harus menunggu lama.
Pihaknya mengajak serta agar seluruh perangkat untuk memahami teknologi, dan mengimbau pihak pemerintah kecamatan memasang “standing banner” mengenai syarat dari setiap pelayanan supaya masyarakat tidak bingung.
Dengan cara itu, katanya, masyarakat bisa lebih mengerti tentang beragam prosedur untuk mendapatkan layanan pemerintah.
Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibbah ditetapkan sebagai Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota Kediri terpilih oleh KPU Kota Kediri. Suara keduanya unggul mengalahkan dua pasangan lainnya yang bertarung di Pilkada 2018.

     Beberapa program yang diusung, selain perbaikan pelayanan juga program pemberdayaan masyarakat (prodamas) plus. Jika sebelumnya, di prodamas, pemerintah memberikan dana sebesar Rp50 juta per RT per tahun, dengan prodamas plus pemerintah akan memberikan anggaran lebih besar hingga Rp100 juta per RT per tahun.
Dalam prodamas tersebut, pemerintah telah membuat keputusan untuk porsi manfaat, yaitu 60 persen untuk infrastruktur dan lainnya yaitu 20 persen sosial dan 20 persen ekonomi. Namun, jika untuk infrastruktur sudah baik, RT diberikan kewenangan untuk mengalokasikan ke yang lebih utama, misalnya untuk infrasktur tidak harus 60 persen.
Sedangkan di prodamas plus nantinya tetap ditujukan untuk meningkatkan IPM warga Kota Kediri, baik untuk bidang ekonomi, kesehatan, hingga pendidikan.
Rencananya, realisasi prodamas plus itu juga akan dibuat dengan lebih luwes, sesuai dengan kebutuhan di setiap RT.
Untuk pembahasannya, RT membahasnya dengan pendamping serta warga, sehingga semua bisa saling memberikan masukan agar RT di daerahnya bisa menjadi lebih baik.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − ten =