Walikota Upacara Hari Korpri PGRI dan Kesehatan Nasional

PadangPanjang,  Jurnalsumatra.com – Pada hari senin tgl 02 Desember 2019, pukul 08.00 Wib bertempat dilapangan Balai Kota Padang Panjang Jln Sutan Syahrir Kel Silaing Kec Padang Panjang Barat Kota Padang Panjang. Telah dilaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Korpri,  hari PGRI dan hari Kesehatan Nasional tahun 2019, Sebagai Inspektur upacara Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran.

Adapun yang hadir Sbb : Walikota Padang Panjang H. Fadly Amen,BBA, Dandim 0307 / TD yang diwakili oleh Pabung Mayor Inf. Supadi, Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariyadi, S.I.K, Danyon B Pelopor Brimob Padang Panjang atau yang mewKili, Kepala Pengadilan Negeri Padang Panjang Supardi, SH.MH, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang yang diwakili oleh Kasipidium Riza Ardiansyah, SH, Dansub POM Padang Panjang yang diwakili oleh Sertu Ihsan, Plh Danramil 01/ PP yang diwakili oleh Sertu Purwanto, Sekda, Para Asisten, Staf Ahli, kepala OPD dilingkungan Pemko Padang Panjang, Ibuk ibuk Persit, Ibuk ibuk Bhayangkari, Ketua GOW, Ketua PKK, ketua DW

Adapun susunan upacara Sbb :

1. 2 ( Dua ) Pelton POL PP,  Damkar

2. 3 ( Tiga ) pelton ASN Pria

3. 3 ( Tiga ) pelton ASN Wanita

4. 2 ( Dua ) Pelton Dinas Kesehatan

5. 3 ( Tiga ) pelton Guru Pria

3. 3 ( Tiga ) pelton Guru Wanita

 Pembacaa sejarah singkat PGRI,

“Puji dan syukur mari kita ucapkan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Shalawat beriring salam kepada nabi besar muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Bapak, Ibu, Saudara, peserta upacara yang saya muliakan, pada hari ini kita mengenang kembali semangat para guru di seluruh Tanah Air, bahwa pada tanggal 25 November 1945 puluhan organisasi guru yang berbeda paham dan golongan sepakat untuk melebur menjadi satu. Sehingga lahirlah Persatuan Guru Republik Indonesia, kita menyadari sepenuhnya betapa pentingnya peran guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Meletakkan pentingnya pendidikan dalam konstelasi pembangunan bangsa, berarti menghargai keutamaan guru”.

Hal ini yang menjadi tema 74 PGRI yaitu peran strategis dalam mewujudkan Indonesia unggul secara substansial tema hari guru nasional yaitu pergerakan Indonesia maju perhatian terhadap guru menjadi sangat penting, mulai dari pemenuhan kebutuhan guru profesionalisme, kesejahteraan, pelatihan perlindungan. 

Mengabdikan dirinya bagi kemajuan peserta didik, memperbaiki kualitas sendiri dan terus berinovasi guna memperoleh terbaik dalam melaksanakan tugasnya menjadi sebagai penerang hati dan kemanusiaan sadar sepenuhnya. Bahwa perilaku dirinya dijadikan contoh bagi siswanya, memperlakukan peserta didik secara tanpa membedakan latar belakang, apapun menjadikan ruang kelas sebagai Rumah Perubahan.

Menjaga toleransi atas perbedaan siswa merawat dengan kasih sayang bagi pertumbuhan pribadi positif peserta didik dan tidak mengeluh adalah sosok guru , yang tidak pernah Lapuk oleh zaman dan teknologi guru yang sadar bahwa keberagaman adalah keniscayaan,  guru yang merawat perbedaan sebagai karunia dan memerankan dirinya sebagai perekat NKRI. Inilah guru zaman kini dan zaman datang yang dibutuhkan bagi kemajuan bangsa untuk menciptakan Indonesia unggul. 

Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik tenaga kependidikan, tenaga administrasi dan guru honorer yang selama ini diadakan dalam mengisi kekosongan. Guru dengan mengajar dengan sepenuh hati. Pada kesempatan yang baik ini kita juga memperingati HUT Korpri ke 48. Sesuai dengan amanat yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, tanggal 29 November 2019 yang lalu. Beliau menyampaikan bahwa sebagai profesi juga harus mampu mewujudkan aparatur sipil negara yang menjadi perekat dan pemersatu bangsa. 

Ini harus terus dijaga meskipun dalam politik apapun, bukan organisasi politik tetapi merupakan organisasi kedinasan yang berfokus pada penyelenggaraan pemerintahan untuk memastikan setiap target dan tujuan yang sudah ditetapkan dapat terwujud dengan baik. Pada pencapaian tujuan bernegara karena pengabdian setiap anggota Korpri adalah tegak lurus terhadap bangsa dan negara.

Yang ke 4 (empat) yaitu  melayani berkarya dan menyatukan bangsa sebagai harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, akan semakin tinggi. Untuk memenuhi harapan masyarakat ini sebagai anggota keluarga harus memiliki sebagai birokrat yang melayani serta berkarya bagi bangsa dan bernegara. Sebagai pelayan masyarakat harus ditanamkan dalam hati Sanubari dan diwujudkan menjadi pelaku yang melayani secara profesional. 

Dengan teknologi yang semakin canggih cara bekerja kita pun juga harus merubah. Kecepatan merupakan faktor kunci kesuksesan dalam berkarya,  yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Kita tidak boleh lagi menyelesaikan masalah saat ini dengan cara-cara masa lalu. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan cara-cara kekinian. Yang lebih cepat lebih efisien dan lebih memberikan dampak luas dan berjangka panjang . 

Anggota Korpri meminta untuk menjaga Garda terdepan, merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus menurut menggabungkan dan membangun kesadaran sebagai bangsa yang besar sebagai bangsa, dan seluruh anggota keluarga harus mampu menjabarkan optimisme dalam setiap gerak dan langkahnya. Selama 4 tahun Korpri beserta seluruh jajaran aparatur sipil negara. 

Telah memberikan kontribusi terhadap masyarakat bangsa dan negara upaya untuk memberikan yang lebih baik kepada masyarakat bangsa dan negara. Maju selalu ditingkatkan dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat. Aparatur sipil negara juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan. Zaman revolusi, industri telah membawa perubahan sosial politik ekonomi dan budaya di seluruh dunia. 

Perkembangan teknologi informasi terutama media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi namun teknologi tersebut presentasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik.

Jaminan Kesehatan Nasional, sementara ada 2 isu kesehatan lainnya yang juga harus diatasi, yaitu tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri. Hal tersebut akan menjadi fokus perhatian kita bersama, upayakan solusinya itu strategi telah dilaksanakan dan menghasilkan perbaikan. Antara lain dengan menurunnya angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka standing, meningkatnya cakupan imunisasi, serta berhasilnya pengendalian penyakit menular. Dengan menurunnya angka TB dalam kurun waktu 5 tahun angkatan,  telah berhasil diturunkan hampir 10%.

Jaminan Kesehatan Nasional telah dilaksanakan sepenuhnya walaupun besar tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan JKN ini. Peningkatan pemanfaatan menjadi bukti bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu Mari kita cari solusi Bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi saat ini dalam memfasilitasi masyarakat.  Untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih adil dan merakyat  . 

Peserta upacara yang saya muliakan, demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam rangkaian upacara yang kita laksanakan pagi ini. Semoga semua yang telah kita sampaikan tadi bisa menjadi perhatian bagi kita semua. 

Mengakhiri sambutan ini izinkan kami memberikan apresiasi dan penghormatan tak terbatas kepada seluruh guru dan tenaga pendidik, seluruh pelaku kesehatan dan semua anggota Korpri di Kota Padang Panjang.  Selamat hari guru Nasional RI ke 74, Hut Korpri ke 48 dan hari Kesehatan Nasional ke 54 tahun 2019. Semoga setiap pengorbanan dedikasi ketulusan dan keikhlasan kita semua, mendapat imbalan pahala yang tak terbatas dari Allah subhanahu wa ta’ala amin amin ya robbal alamin.(Myt)