Warga Cirebon “Sulap” Drum Bekas Jadi Kerajinan

       Cirebon, jurnalsumatra.com – Seorang warga Desa Cangkok, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Enon “menyulap” drum bekas yang tidak terpakai untuk dijadikan kerajinan berupa tong pembakar sampah.
“Saya membuat pembakar sampah ini dari drum bekas yang tidak terpakai,” kata Enon di Cirebon, Kamis.
Menurut Enon, pembuatan drum bekas untuk dijadikan tempat pembakaran sampah bermula dari keprihatinannya dengan banyaknya sampah yang berserakan di lingkungannya.
Terutama kata Enon, sampah dari plastik dan popok bayi yang tidak bisa terurai dan berserakan di sungai, jalan dan tenah lapang, untuk itu dia mencoba membuat pembakar sampah dari drum bekas.
“Tempat pembakar sampah ini saya namai Tos yang berarrti tempat obong sampah, kalau bahasa Indonesianya itu tempat pembakaran sampah,” kata Enon.

“Tos ini memang belum sempurna, namun sudah dapat digunakan untuk membakar sampah rumah tangga,” lanjutnya.
Enon menjelaskan tempat pembakaran sampah yang terbuat dari drum bekas itu ada tiga ruang, bagian bawah untuk menampung abu pembakaran, ruang kedua yang dilapisi alumunium untuk menampung sampah.
Kemudian ruang paling atas, untuk menahan suhu panas agar tidak langsung keluar lewat cerobong asap, artinya untuk menstabilkan suhu panas agar tetap stabil.
“Sampah yang basah juga bisa terbakar di sini, sperti daun dan bekas popok bayi. Karena hawa panas didalam stabil, jadi sampah yang berada didalam akan kering dan ikut terbakar,” katanya
“Cara membakarnya pun, cukup mudah, bisa menggunakan kertas dan oli bekas,” kata Enon lagi.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 6 =