Warga Demo Kerumah Kades Soal BLT

Lahat, jurnalsumatra.com – Lantaran diduga tak sesuai kriteria dalam pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) membuat puluhan warga melakukan protes kerumah Kepala Desa (Kades) Desa Gedung Agung Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.

Aksi demo yang digelar warga Desa tersebut, dikarenakan pembagian BLT yang dari DD diduga kuat dilakukan oleh Oknum Kades tebang pilih. Sehingga, warga berduyun duyun menyambangi rumah Kades guna mempertanyakan mekanisme penyaluran BLT dari DD yang terdampak Covid 19.

Emosi warga yang sangat memuncak ini, beruntung dapat diredam setelah Kapolsek Merapi Andriansyah SE SIK, beserta Kanit Intel, Kanit Reskrim, anggota, serta Danramil Merapi Timur Kapten Sugianto dan anggota Koramil terjun kelokasi dan menenangkan massa serta berjaga jaga dirumah Kades Gedung Agung.

Salah satu warga Desa Gedung Agung Ari (32) mengatakan, bahwa mereka protes karena pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tidak sesuai kriteria penerima dan masih banyak yang belum mendapatkan bantuan yang dimaksud.

“Kami tidak pernah menerima bantuan jenis apapun, tetapi kami malahan melihat banyak warga yang ekonominya lumayan, usahanya ada, malahan dapat bantuan BLT dari desa, makanya kami datang ke rumah Kades untuk memertanyakan data atau nama nama yang mendapat BLT benar atau tidaknya,” kata Ari.

Dijelaskan Ari, dirinya berharap dan memintak agar pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang direalisasikan melalui Dana Desa (DD) disesuaikan di lapangan benar-benar didata ulang dan diberikan kepada yang berhak menerimanya.

“Kami hanya memintak data yang ada sesuaikah dilapangan dan tidak ada tebang pilih. Tim yang kelapang yang menilai siapa yang berhak atau tidak menerima BLT ini,” tanya Ari lagi.

Kades Gedung Agung Rahmat menjelaskan, dihadapan warga bahwa pihaknya sudah bekerja sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah, termasuk data penerima BLT yang bersumber dari DD sudah berdasarkan ketentuan kriteria dari Kementerian.

“Sebelum kami membagikan kembali BLT Dana Desa, kami akan rapatkan kepada pihak Kecamatan terlebih dahulu dan Musdes,” ungkapnya.

Sementara, Camat Merapi Timur Miharta SE M.Si mengungkapkan, sudah beberapa kali mempertanyakan data yang dimaksud. Namun, pengakuan Kepala Desa (Kades) sesuai dengan Tim yang diturunkan dilapangan.

“Jadi, berdasarkan data dilapang yang didata oleh Tim Covid kepala desa itulah adanya,” jelas Miharta sesuai data yang diberikan oleh Kepala Desa Gedung Agung. (Din)