Warga Karang Endah Minta Inspektorat Turun Kelapangan

Lahat, jurnalsumatra.com – Sejumlah masyarakat Desa Karang Endah Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, pada Senin (29/06/2020) , menyambangi Dinas Insfektorat Kabupaten Lahat, guna melaporkan pekerjaan fisik Dana Desa Karang Endah yang diduga kuat banyak menuai masalah.

Warga mempersoalkan ada beberapa aitem pekerjaan Dana Desa (DD), diantaranya, pembangunan Jl Setapak Usaha Tani yang diambil dari Dana Desa tahun 2019 tidak mengantongi surat hibah, dan, pemberhentian perangkat Desa Karang Endah Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

“Sengaja kami mendatangi dinas Insfektorat Kabupaten Lahat, untuk melaporkan oknum kepala desa Karang Endah. karena pembangunan jalan setapak usaha tani, surat hibah tidak ada, dan terkait pemberhentian salah satu perangkat desa,” ungkap Jon salah satu wakil BPD Desa Karang Endah Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat, pada Selasa (30/06/2020), kemarin.

Dijelaskannya, pembangunan jalan setapak usaha tani tersebut, dinilai tidak ada azaz manfaatnya bagi warga Desa Karang Endah. Terlebih lagi, Jl Setapak sepanjang lebih kurang 280 meter itu, menuju kekebun pribadi milik oknum Kades Karang Endah, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

Tidak sampai sisitu saja, diuraikan Jon, jalan yang dibangun tidak mengantongi surat hibah tanah. Nah, ketika dilakukan pemagaran dari situlah konflik mulai melebar dan berimbas pada pemecatan perangkat desa bagian Kaur Pembangunan yang tidak lain saudara dari pemilik Lahan yang dibangun oleh Oknum Kades.

“Wajar kalau warga protes, kepala desa tidak ijin lagi membangun proyek jalan usaha tani tersebut, emangnya Lahan itu milik Pemerintah. Untuk itu, kami sangat berharap dinas Insfektorat Lahat dapat memanggi kami warga agar bisa memberikan penjelasan secara rinci terkait masalah yang ada,” ucapnya lagi.

Antok didamping Findi warga lainnya menegaskan, keinginan masyarakat tidak banyak hanya berharap dinas Insfektorat dapat turun kelapangan atau memanggil warga yang ada. Tujuannya, supaya bisa memberikan penjelasan secara detail.

“Walaupun tidak ada dukungan dari Ketua BPD Desa Karang Endah, dan meperiksa langsung pembangunan jalan Usaha Tani yang diambil dari dana Desa Tahum 2019. Permasalan yang ada sudah banyak sekali dan terkesan tidak ada tindakan tegas yang diambil instansi terkait,” terangnya.

Diungkapkan warga, dengan tidak adanya tindakan yang diambil oleh instansi terkait. Sehingga, warga menilai oknum kepala desa (Kades) Karang Endah Kecamatan Kikim Timur, Lahat.

“Karena, banyak kasus mencuat di Desa Karang Endah, tapi, tidak ada tindaklanjutnya. Maka dari itu, kami mintak agar Dinas Insfektorat dapat terjun kelapangan, untuk mendengarkan semua keluhan warga terhadap tindak tanduk kades dilapangan,” pungkasnya.

Terpisah, kepala desa (Kades) Karang Endah Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Torangga ketika ditemui dikediamannya, tidak berada ditempat hingga, berita ini diturunkan.

“Pak kades tidak ada, dia keluar dan tidak tahu kemana,” kata Istri Kades. (Din)