Warga Kecamatan Pulau Pinang Dikerangkeng Team Walet

Lahat, jurnalsumatra.com – Tidak harus menunggu waktu lama, Team Walet Polres Lahat dibawa Pimpinan AKP Bobby Eltarik SH MH, kembali mengungkap kasus tindak pidana Narkotika diwilayah hukum Polres Lahat dan berhasik mengkerangkeng dua tersangka yang terduga pemain daun setan (Ganja-red).

Kedua pelaku yakni, M Ridho Mustaqim (20) yang merupakan warga Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat. Sedang, Meiko Arisman (25) warga Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat. Para pemain ganja ini, ditangkap ditempat berbeda dan pada jam yang beda.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA disampaikan Kasat Narkoba Polres Lahat AKP Bobby Eltarik SH MH menegaskan, terduga pemain Narkotika jenis Ganja ini, dapat diamankan setelah mendapat Laporan Polisi Nomor -LP / A-  22 / I / 2020 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 31 januari 2020, pada Jum’at sekira pukul 15.30 WIB.

“Awalnya, Team Walet dapat mengamankan TSK M Ridho Mustaqim dengan TKP di Terminal Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat,” ungkap Bobby pada Sabtu (01/02/2020).

Untuk kronologis sambung Kasat Narkoba Polres Lahat, berdasarkan info dari masyarakat bahwa akan terjadi Transaksi Narkotika dilokasi yang dimaksud.

Lalu, info itu ditindak lanjuti dengan melakukan Lidik kelapangan setelah sasaran dan tempat orang diketahui, selanjutnya, Team Walet bergerak serta dapat menangkap TSK yang mengaku bernama M Ridho Mustaqim sekitar pukul 15.30 WIB.

“Saat itu TSK sedang berada di Terminal Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Lahat. Kemudian, dilakukan pemeriksaan pelaku didapat dua bungkus daun kering terbungkus kerta koran yang diduga Narkotika jenis Ganja,” ujarnya.

Tanpa menggulur waktu, petugas langsung menggelandang pelaku beserta barang bukti (BB) ke Mapolres Lahat guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Untuk barang bukti Narkotika jenis Ganja kita temukan dua bungkus paket kecil daun kering terbungkus kertas diduga Narkoba jenis Ganja dengan berat kotor 5,87 gram,” urai mantan Kasat Narkoba Kota Pagar Alam ini.

Hanya berjarak satu jam, Team Walet Polres Lahat mendapatkan informasi lagi. Menurut Bobby, anggota kembali bergerak. Kali ini, berhasil menangkap Meiko Arisman setelah menerima Laporan Polisi Nomor -LP/ A-  23 / I / 2020 / Sumsel / Res Lahat, Tanggal 31 januari 2020, pada Jum’at sekitar pukul 16.00 WIB.

“Kedua pemain daun kering Narkotika jenis Ganja ini, ditangkap dihari yang sama dijam yang berbeda. Untuk TSK Meiko Arisman di TKP Desa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat,” imbuhnya.

Usai menerima info akan terjadi Transaksi Narkotika di TKP, anggota melakukan Lidik setelah sasaran tempat dan orang diketahui, pada hari Jum’at 31 Januari 2020 sekitar pukul 16.00 WIB, tertangkap tangan dikursi dengan rumah warga didesa Muara Siban Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

“Kemudian dilakukan pemeriksaan  terhadap terduga pelaku di dapatkan 1 Linting daun kering diduga Narkotika jenis Ganja, 2 paket kecil daun kering diduga Narkotika Ganja, 1 paket sedang daun kering diduga Narkotika jenis Ganja dengan berat kotor 15.81 gram dan 1 buah kotak Hp merk OPPO,” jelas Bobby.

Dari bukti yang ada, sambungnya, Team Walet langsung mengelandang TSK beserta BB ke Polres Lahat, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Untuk BB didapati linting daun kering di duga Narkotika jenis Ganja, dua paket kecil daun kering diduga Narkotika jenis Ganja, 1 paket sedang daun kering diduga Narkotika jenis Ganja dengan berat kotor 15.81 gram, dan satu kotak HP merk OPPO,” pungkas Kasat Narkoba Polres Lahat. (Din)