Warga Kristiani Sigi Rayakan Natal Di Tenda

Sigi, jurnalsumatra.com – Sebagian warga Kristiani di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, merayakan Natal di tenda darurat pada Kamis.
Di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Desa Saluki, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, jemaat tetap antusias meski harus mengikuti ibadah Natal di luar gereja setelah gempa besar 28 September merusak permukiman dan bangunan umum, termasuk tempat ibadah, di wilayah mereka.
Pendeta Obed selaku Ketua Badan Pengurus Gereja-Gereja Sidang Jemaat Allah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara, memimpin ibadah jemaat gereja itu.
Dalam khotbahnya, Pendeta Obed berharap umat kristiani yang terdampak bencana gempa dan likuifaksi di Kabupaten Sigi tegar dan tabah menghadapi dampak bencana.
“Karena semua yang terjadi di bumi ini, tentu ada dalam kehendak Allah Yang  Maha Kuasa. Sebab Dialah yang menciptakan langit, bumi, serta segala sesuatu yang ada di dalamnya.”

Ia mengatakan bahwa memang tidak akan mudah melupakan dengan cepat bencana alam yang merenggut banyak nyawa dan harta di Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala dan Kota Palu bulan September lalu.
“Kita harus tetap percaya sesuai dengan iman kita bahwa Allah baik dan pasti memberikan kita kemampuan dan kekuatan serta ketabahan menghadi semua cobaan hidup ini,” kata dia.
Perayaan Natal di GSJA Saluki juga dihadiri oleh anggota jemaat dari gereja lain di desa sekitarnya.
Gempa telah menyebabkan kerusakan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Saluki, yang berada di jalur jalan Palu-Kulawi.
Sementara ini jemaat gereja setempat melaksanakan kebaktian dan ibadah menggunakan tenda darurat.(anjas)

Leave a Reply