Warga Langkat Minta Perbaikan Pintu Tanggul

    Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Warga Desa Kwala Begumit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara meminta perbaikan pintu tanggul segera dilakukan petugas dari instansi berwenang guna mencegah banjir melanda pemukiman mereka.
Salah seorang warga korban banjir Langkat, Ramli, di Stabat, Minggu (14/10) mengatakan banjir di daerah itu seakan menjadi peristiwa rutin setiap musim hujan
“Kami berharap pemerintah daerah serius untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi,” katanya.
Banjir di Kabupaten Langkat terjadi sejak Selasa (9/10) hingga sekarang ini. Ketinggiana air mulai surut di beberapa tempat, namun ratusan rumah di pinggiran sungai masih terendam banjir.
“Air yang merendam pemukiman penduduk masih ada yang setinggi 100 centimeter,” katanya.

     Dia mengatakan banjir terjadi karena meluap aliran air di beberapa sungai di antaranya Sungai Belengking, Sungai Kapal Keruk, Sungai Cabang, Sungai Lepan, Sungai Batang Serangan, dan Sungai Bengkel.
Di Kecamatan Stabat, banjir diakibatkan meluapnya air Ssungai Bengkel. Hal itu diperparah dengan rusaknya sejumlah pintu tanggul sungai yang berbatasan dengan pemukiman warga.
Di Desa Kwala Begumit, kata dia, dua pintu tanggul sungai yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki.
Saat air sungai meluap, banjir  menerjang rumah warga melalui pintu tanggul yang sudah rusak.
Pihaknya hanya berharap Pemerintah Kabupaten Langkat bisa secepatnya memperbaiki tanggul-tanggul yang rusak, baik di Kecamatan Stabat, Tanjungpura, Sei Lepan, maupun Hinai, agar warga tidak lagi kebanjiran.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 − one =