Warga Sukarami Minta Pembangunan Infrastruktur

Palembang, jurnalsumatra.com – DPRD Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Sukarami, Kemuning, dan Alang-Alang Lebar menggelar reses di Kantor Camat Sukarami, Senin (16/4). Dalam reses tersebut warga banyak mengeluhkan masalah infrastrktur pembangunan drainase, jalan setapak dan soal air bersih.

Camat Sukarami Putra Jaya mengatakan, penduduk Sukarame ini mrncapai 168 ribu. Cukup padat penduduknya.

“Kita mengapresiasi kinerja DPRD Kota Palembang, karena tidak ada satu pun RT yang tidak tersentuh pembangunan. Kalau bisa ditambah lagi,” ujarnya.

Putra menambahkan, dari dialog dengan warga, yang banyak dipersoalkan terkait infarstruktur yang belum dicapai misal daerah rawan banjir. “Untuk masalah KTP dan KK murni gratis, tidak ada masalah. Suket juga sudah bisa dibuat di kantor Camat,” paparnya.

Ketua Koordinator Reses Dapil 1, Adianyah mengatakan tujuan acara ini kami ingin mendengar, melihat dan merasakan. Apa saja program yang diajukan pemkot setelah disetujui DPRD, apakah berjalan atau tidak. “Kami ingin mendengar apa keluhan masyarakat. Karena peran DPRD yakni penganggaran budgeting dan pengawasan. Jalan atau tidak penggagarannya,” katanya.

Dia menjelaskan,  pihaknya bakal menerapkan E planing,  E budgeting. Karena itu yang diminta KPK agar tidak terjadi penyelewengan. “2018 tidak bisa dilaksanakan karena sudah ditetapkan. Tapi itu akan dilaksanakan pada 2019,” paparnya.

Adiansyah menuturkan, semua program Walikota itu tertuang RPJMD yang menjadi acuan pembangunan di Kota Paembang. “Mudah-mudahan kedepan bisa lebih maju. Usulan dari bapak dan ibu akan kami salurkan ke instansi terkait,” bebernya.

Adiansyah mengungkapkan, dari sesi dialog tadi yang banyak dikeluhkan adalah masalah infrastrktur, banjir, air bersih dan kemacetan “Apa yang kita dengar, jadi bahan yang akan datang. Apalagi dalm pilkada Kota Palembang. Kita berharap program Walikota terpilih nanti dapat mengcover keinginan masyarakat,” tandasnya.

Anggota DPRD Dapil 1, Ali Syaban menuturkan, dalam hal ini kan tadi sudah didengar sendiri bawa disampaikan oleh masyarakat tentang permasalahan-permasalahan contohnya drainase,  terus gorong-gorong yang depan sungai kedukan di depan Sumeks. “Hal ini segera kita tidak lanjuti yang terkait apa yang disampaikan permasalahan di lapangan yang temuan-temuan itu. Untuk kbangunan gedung Nomor 1 Tahun 2017 ini kan harus dipatuhi dalam hal ini kita supaya PU PR tata ruang mensosialisasikan ke masyarakat agar Perda dapat berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nine + 1 =