Warga suku Bajau Torosiaje gelar ritual tolak bala

Gorontalo, jurnalsumatra.com – Suku Bajau atau Bajo di Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo menggelar ritual tolak bala di permukiman yang berada di atas air tersebut.

  Kepala Desa Torosiaje, Uten Sairullah di Gorontalo, Senin, mengatakan jika ritual tersebut dilakukan dalam dua tahap, yaitu ritual malam dan pagi.

  “Ritual ini merupakan salah satu keberagaman budaya yang ada di Desa Torosiaje, dan ritual malam yaitu penulisan bendera perkampungan,” ujarnya.

  Uten menjelaskan jika bendera yang sebelumnya sudah rusak dan dibuat kembali.

  “Sehingga kami melakukan ritual ini dengan tokoh adat dan tokoh agama dan orang-orang tua kampung,” kata dia, lagi.

  Di bendera tersebut kata Uten, terdiri dari tulisan Alquran, dan kata yang ditulis di bendera tidak sembarang dan begitupun yang menulisnya harus orang terpilih dari ketua adat.

  “Bendera ini ditempatkan di atas laut, di depan perkampungan dan tradisi ini dilanjutkan dengan memasangnya pada pagi hari,” ungkapnya.(anjas)