Warga Sumbar Nyaris Tenggelam Akibat Banjir


Lahat, jurnalsumatra.com – Hujan lebat yang menyirami Bumi Seganti Setungguan sejak sore hari sampai tengah malam Senin (11/2/2019), selain membawah  berkah juga nyaris memakan korban jiwa.

Seperti yang terjadi di jalur Uderpass di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) tepatnya antara Desa Ulak Lebar dan Manggul, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat.

Jalur Uderpass ini nyaris memakan korban. Informasi yang berhasil dikumpulkan jurnalsumatra.com dilokasi akibat guyuran hujan yang cukup lebat tersebut, Jalan Uderpass digenangi air sedalam kurang lebih 3 – 4 meter. Tidak itu saja, ditumbur juga minimnya rambu rambu atau informasi maupun himbauan terutama bagi mereka yang berkendaraan.

Tak pelak, jalur Uderpass ini hampir merenggut nyawa empat warga dari Jorong Gandu Paningahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Tadi malam sekitar pukul 22 .00 WIB.

Beruntung keempat warga dari Sumbar ini bisa diselamatkan, setelah sempat melakukan penerobosan di jalur Uderpass Desa Ulak Lebar, dengan ketinggian air yang menggenangi jalur tersebut kurang lebih mencapai 3 – 4 meter. Dengan menggunakan satu unit kendaraan roda empat minibus merek Daihatsu Xenia warna Silver Nomor Polisi (Nopol) B 2256 TKP terjebak hingga terperosok dan mengapung dalam genangan banjir dititik jalur Uderpass.

Melihat kejadian itu, warga sekitar turut membantu dan selang waktu yang tak lama kedatangan warga makin banyak hingga minibus bisa ditarik tali tambang oleh mobil warga untuk bisa diselamatkan sampai ke darat secara gotong royong.

Setelah berhasil dievakuasi warga ke darat, minibus di parkirkan dalam halaman rumah warga dan pengemudi serta tiga penumpang yang ada di minibus dalam keadaan selamat, namun kecemasaan masih menyelimuti yang tampak dari raut wajah keempatnya saat ditenangkan warga dengan bercerita asal mula kejadian.

Dihadapan wartawan dan warga, pengemudi mengaku bernama Armen Idrus Bin Idrus usia 42 tahun pekerjaan wiraswasta dan beralamat yang sama dengan tiga penumpang lainnya. Yakni di Jorong Gandu Paningahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Ia menceritakan, pada saat kendaraan yang dikemudikannya dari arah Merapi dengan tujuan Kota Padang, Sumbar tepatnya di lokasj kejadian kendaraanya melintasi genangan air dengan kedalaman lebih kurang dua meter. Merasa makin melaju makin tinggi kedalaman air, maka ia dan tiga penumpang lainnya langsung menyelamatkan diri keluar dari kendaraan.

“Sekali lagi saya ucapan ribuan terima kasih kepada warga disini yang telah baik hati membantu kami dengan kendaraan yang terperosok kedalam genangan air jalan underpas langsung yang ditarik dengan menggunakan tali tambang,” ujar Idrus

Diakuinya, lantaran dirinya tidak tahu dengan medan dan juga tidak adanya rambu rambu atau himbauan seperti “Maaf Jalur Uderpass Tidak Bisa Dilewati” mungkin dirinya tidak akan melintas melalui jalur Udetpass.

“Kami pikir genangan airnya tidak dalam. maju dikit dikit ehh tak lama mobil langsung mengapung, karena dalamnya air yang tergenang di Uderpass ini. Tidak sampai memakan korban jiwa, namun, kendaraannya mati total dan mengalami kerusakan pada mesin,” urainya. (Din)

Leave a Reply