Warga Taba Rena Tewas Ditusuk Dua Liang

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Sungguh tragis apa yang menimpa Saropil (27) merupakan warga Taba Rena, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, pamit keluar membeli pulsa, pulang tinggal nama.

Korban yang diketahui tinggal di Lahat berlokasi di Kelurahan Talang Jawa Utara, tepatnya Gang Alminah meregang nyawa dengan kondisi luka tusuk dua liang (lobang- red).

Menurut data yang dikumpulkan dilapangan, tragedi berdarah ini terjadi pada Minggu (16/9/2018) kemarin. Bermula ketika korban pamit dengan keluarga keluar dengan dalih akan membeli pulsa.

Lalu, korban keluar dari rumah sekitar pukul 19.30 WIB, dan tiba tiba sekira pukul 20.45 WIB, korban ditemukan sudah berlumuran darah tergeletak didepan kontrakan miliknya.

“Bener ini adek aku. Pamit keluar beli pulsa kedepan. Kami jugo dak tau tibo tibo ramai wong. Adek aku sudah tergeletak didepan kontrakan, ” kata Anggun (37) ayuk korban dengan nada terpatah patah.

Diakui Anggun, setahu dirinya korban sebelumnya tidak pernah mengatakan ada masalah apalagi sampai ada musuh.

“Dia telah pisah dari istrinyo. Jadi ke Lahat begawe di gudang Kunghu. Kalu memang ado masalah dio pasti cerito, dan setahu kami adek aku kate musuh. Siapo nian woi nujahnyo, ” tambah Anggun dengan teriakan kesal bercampur linangan air mata.

Sementara, Wardoyo (38) tetangga korban ketika dibincangi di TKP menceritakan, sebelum sesaat kejadian sekira pukul 18.00 WIB, korban sempat bertemu dan ngobrol bareng. Tak lama kemudian, dirinya pamit pulang.

“Saat itu, saya sempat ngobrol tidak lama pamit balek. Saya tidak melihat ado gelagat yang mencurigakan dari korban. Aku lah tau pas sudah kejadian inilah, yang kabarnyo Saropil keno tujah,” ujarnya.

Tak lama dari peristiwa itu, Polres Lahat tiba dilokasi kejadian. Lalu, mencari informasi dari berbagai sumber yang ada. Termasuk bukti bukti pendukung lainnya. Dilokasipun terlihat ramai dan berdesakan. Warga lainnya saat dibincangi mengaku tidak mengetahui kejadian secara detailnya saat petugas kepolisian meminta keterangan.

“Kami lah tau dio tu (korban, red) sudah dikerumuni warga dan kami jingok lah tekapar dengan badan yang dipenuhi darah. Caknyo keno tujah, untuk njingok posisi kejadian kami dak tau,” ungkap salah seorang warga ditemui di TKP dan mintak namanya tidak disebutkan.

“Anggota kita sudah kelokasi, dan mencari informasi serta bukti bukti pendukung lainnya. Kasus ini masih kita dalami untuk mengetahui motifnya, ” kata Kapolres Lahat AKBP Robby Karya Adi SIK melalui KBO Reskrim Polres Lahat Ipda Irsan.

Dijelaskan Irsan, diharapkan agar warga yang mengetahui supaya dapat memberikan informasi bila melihat atau mengetahui atas peristiwa berdarah ini.

“Jangan takut, bagi warga yang mengetahui dan dapat memberikan keterangan kepada kami bila melihat kejadian ini, informasi yang warga berikan berarti secara tidak langsung telah membantu tugas kepolisian. Supaya kita cepat mengungkap dan menangkap pelaku, ” pesan Irsan dengan lantang. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − two =