Warga Talang Kelapa Keluhkan Air PAM Berlumpur

BANYUASIN, SUMSEL, jurnalsumatra.com – Warga Talang Kelapa khususnya di Perumahan Azhar dan sekitarnya mengeluhlan air PDAM yang ngocor ke rumah warga ini kotor seperti lumpur. Hal ini dikatakan Mandor, Kamis (19/7/2018).

Ternyata bukan air kotor seperti lumpur melainkan hidupnya sekali Seminggu dan hanya hidup 2-3 jam dengan bayaran mahal. “Hidupnya sekali Seminggi, itupun hanya 2-3 jam, mana bayarannya mahal,”keluhnya.

Semestinya, bila bayarnya mahal maka dibarengi dengan pelayanannya lebih baik bukan seperti ini. Sudah mahal bayaran katanya pelayanan buruk, kejadian ini sudah sering kami laporkan namun belum ada itikad baik dari pihak pengelola PDAM. “Jika tidak mampu lebih baik Kepala Cabangnya di copot aja, atau kami melakukan aksi ke Kantor Bupati,” ujar Mandor.

Ketika dikonfirmasi kepada Bupati Banyuasin SA Supriono melalui Kadis Kominfo Banyuasin,  Erwin Ibrahim menjelaskan, kondisi terdebut terjadi dugaan akibat dampak penggalian pipa Pertagas. “Kondisi tersebut terjadi akibat dampak penggalian pipa pertagas pak,” kata Erwin,  Jumat (20/7/2018).

Lanjutnya, penggantian dan perbaikan pipa PDAM masih belum bisa dilakukan menyeluruh karena masih terdapat kegiatan pertagas yg belum selesai, sehingga penyaluran air PDAM  tidak dapat dilakukan secara terjadwal sebagaimana mestinya.(BIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − eight =