Warga Tanah Abang Ancam Portal Lahan MBI

Muba, Sumsel, jurnalsumatra.com- Meski sengketa lahan antara PT Musi Banyuasin Indah (MBI) dengan warga desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sudah beberapa kali dilakukan rapat mediasi oleh pihak Kecamatan. Namun tuntutan 205 orang atas hak lahan yang ditanami pohon kelapa sawit oleh PT. MBI sudah puluhan tahun belum menemukan titik terang.

Oleh karena itu, Senin (9/4/2018) rencananya warga akan melaporkan permasalahan ini ke DPRD Muba. Tidak hanya itu, warga juga mengancam akan mengklaim lahan tersebut, apabilah tidak ada kepastian dari pihak perusahaan.

“rapat hari ini kayaknya belum ada kepastian dari pihak perusahaan. Maka besok permasalahan ini akan kami laporkan ke DPRD Muba, se-andainya laporan ke DPR juga tidak menemukan titik terang, apa boleh buat, terpaksa lahan itu kami klaim.

Karena dari hasil rapat sebelumnya, kami mempunyai dasar untuk mengklaim lahan yang ditanami pohon kelapa sawit oleh pihak MBI itu. Poin pertama dari rapat tersebut disimpulkan: bahwa masyarakat akan membuka portal diarea SP 5 yang merupakan lokasi persengketaan dengan catatan permasalahan dapat diselesaikan pada pertemuan selanjutnya.

Poin kedua apabilah pihak perusahaan tidak memberikan keputusan untuk menyelesaikan sengketa pada pertemuan kedua, maka masyarakat akan memanen buah sawit diblok 27 dan 23.

Sementara poin ketiga pihak perusahaan tidak akan melibatkan penjaga keamanan (PK) jika suatu saat nanti tidak terjadi kata kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat. ”Demikian dikatakan Harzi Warzani (pemegang kuasa) kepada wartawan Jurnal Sumatra.com se-usai warga mengikuti rapat mediasi dikantor Camat BHL Juma,at  (6/4/2018). (Rafik Elyas)

Leave a Reply