Wartawan LSM dan ASN Pagaralam Saling Lapor

Pagaralam, jurnalsumatra.com – Terlibat keributan antara oknum wartawan merangkap LSM dengan salah seorang ASN di Dinas Sosial Kota Pagaralam, korban KK sehingga berujung baku hantam.
Dalam kejadian ini diduga salah paham terjadi saat korban berupaya menarik tangan salah seorang yang mengaku wartawan untuk keluar ruangan kantor. Sehingga setelah berada di luar tepatnya depan pintu ruangan kantor korban ASN langsung dikeroyok sehingga mengalami luka di leher.
Kemudian salah seorang dari oknum LSM justru tidak menghiraukan meski anggota Polres Pagaralam, mencoba melerai agar perkelahian tidak terjadi lagi.
Setelah itu antara keduanya dipisah anggota polisi, akhirnya rombongan wartawan dan LSM membubarkan diri tanpa ada perdamaian.
Ternyata kedua yang berseteru saling lapor, rombongan wartawan dan LSM melapor ke Polres dan ASN melapor ke Polsek Pagaralam Utara, dan sekarang masih dalam proses penyelidikan dan dimintai keterangan belum ada penetapan tersangka.
Kemudian, sejumlah oknum yang terlibat pemukulan terhadap korban KK mendapat kekerasan tapi belum jelas siapa orangnya dan saat ini sedang ditangani Polsek Pagaralam Selatan.
Sementara itu Ketua PWI Kota Pagaralam Asnadi- M Aridi mengatakan, memang ada informasi jika ada sejumlah oknum wartawan-LSM terlibat Keributan di Kantor Dinsos Pagaralam, tapi belum jelas kronologis kejadian dan penyebabnya.
“Kebetulan mereka terlibat perkelahian bukan anggota PWI jadi kami tidak melakukan pembelaan dan keributan juga kami tidak melakukan langsung,” kata dia.
Kalau mereka, kata dia, anggota PWI tentunya akan dilakukan upaya pembelaan jika berkaitan dengan pemberitaan tapi kalau tindakan kriminal lainya, tidak ada kaitan dengan profesi.
“Kami berharap agar wartawan melaksanakan tugas jurnalistik berpedoman dengan kode etik jurnalistik dan uu pers,” kata dia. (Laci)