Wartawan Senior: Perkembangan Radikalisme Medsos Dipengaruhi Literasi

        Jakarta, jurnalsumatra.com – Wartawan senior Aat Surya Safaat menilai pesatnya perkembangan paham radikalisme melalui media sosial turut dipengaruhi oleh aspek literasi dalam hal ini buruknya tingkat kegemaran membaca buku di Indonesia.
“Radikalisme begitu cepat tumbuh di media sosial karena ternyata ada korelasinya dengan aspek literasi,” kata Aat dalam seminar nasional bertajuk ‘Radikalisme di Media Sosial” di Kampus Bina Sarana Informatika (BSI) Kalimalang, Jakarta, Rabu.

        Aat mengatakan menurut data Unesco, persentase orang membaca buku di Indonesia adalah 1/1.000, artinya dari 1.000 orang hanya satu yang membaca buku.
Namun di sisi lain, 95 persen pengguna internet di Indonesia adalah pengguna media sosial.
Hal ini menjadi peluang bagi oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan paham radikalisme melalui media sosial.
Dia menekankan kebebasan yang terjadi di dunia media sosial yang dilakoni tanpa pengetahuan juga semakin menyuburkan perkembangan paham radikal di media sosial.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − fifteen =