Wiranto: IPAFest 2018 Bukti Keberhasilan Pembinaan Narapidana

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa pagelaran “Indonesian Prison Art Festival” (IPAFest) 2018 menjadi bukti suksesnya pembinaan terhadap narapidana yang dilakukan di dalam lembaga permasyarakatan (Lapas).
“Menarik sekali kita saksikan pagelaran yang merupakan hasil pembinaan narapidana dengan membuka jiwa seninya. Ini sekaligus membuktikan bahwa lapas di Indonesia memang memasyarakatkan kembali para penindak kriminal agar mereka bisa diterima lagi oleh masyarakat,” ujar Wiranto di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin malam.
Mantan Panglima TNI itu mengapresiasi pagelaran seni yang menampilkan 450 narapidana dari 35 lapas di seluruh Indonesia, yang juga meraih Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai festival seni dengan narapidana terbanyak.

    “Presiden selalu mendorong agar kita buat terobosan dan ide baru karena waktu terus berjalan seiring dengan peningkatan dinamika masyarakat dan lingkungan domestik yang terus berubah. Malam ini saya menyaksikan festival ini merupakan sebuah gagasan baru yang ‘out of the box’ karena baru kali ini ada pertunjukan seni oleh narapidana,” kata Wiranto.
Menurut dia, saat ini Indonesia dikenal dunia sebagai negara berbudaya tinggi. Seniman, aktor, dan aktris Tanah Air sudah biasa menjadi tamu serta mengenalkan Indonesia di luar negeri.
“Tapi kegiatan itu menjadi istimewa tatkala aktor dan aktrisnya pelaku narapidana, ini menjadi sangat menarik,” kata Wiranto.
Menko Polhukam berharap festival seni yang dilakoni para narapidana itu ke depannya dapat menembus taraf internasional.(anjas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 12 =