Yansuri : Jangan Mencoba Buat Kerok Hasil Pilgub Terpilih

Palembang, jurnalsumatra.com – Sebelum melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa XXIV DPRD Provinsi Sumsel,  bermunculan oknum dari tim sukses tertentu yang ingin mengawal hasil pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2018 ke Mendagri.

Hal tersebut diungkapkan Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri saat diwawancara usai rapat paripurna istimewa XXIV DPRD Provinsi dengan agenda pengumuman hasil Penetapan KPU perihal Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih  Hasil Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2018 , Kamis (16/8/2018).

Yansuri mengatakan,  untuk rapat paripurna ini terbuka untuk umum.  Jadi masyarakat yang ingin hadir silahkan.  Tapi jangan coba -coba untuk membuat kerok.  “Kita melaksanakan ini sesuai aturan.  Alhamdulilah aman, katek masalah,” ujarnya.

Yansuri mengungkapkan,  memang ada surat sanggahan dari oknum tertentu terkait pengesahan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih. “Bahkan ada oknum yang mendatangi Sekwan yang mengaku ingin mengawal pengiriman SK Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ini ke Mendagri.  Tapi kami tidak perlu dikawal. Masa bodoh mau tim sukses,  kami tidak usah dikawal, ” tegasnya.

Disinggung pemangaman pada rapat paripurna istimewa pengumuman hasil penetapan KPU Gubernur dan Wakil Gubernur yang diamankan Tim penjinak bom (jibom), Yansuri mengungkapkan,  secara pribadi pihaknya tidak meminta pengamanan tersebut.  “Mungkin rapat ini bagian dari pengamanan terkait pilkada, ” ucapnya.

Beradasarkan pantauan di ruang rapat Paripurna ini diamanakan anggota Polda dari tim Penjinak Bom.  Seluruh sudut ruangan rapat diperiksa oleh tim jibom.  (Yanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − ten =