Zulfiandi Membuat Rahmad Darmawan Terkesan

    Palembang, jurnalsumatra.com –  Gelandang bertahan tim Sriwijaya FC Zulfiandi membuat  Rahmad Darmawan terkesan bahkan sebelum dirinya melatih T-Team Malaysia pada 2017.
“Rekrutan Zulfiandi untuk Sriwijaya FC karena saya terinspirasi di satu pertandingan ketika saya melihat dia bermain untuk Persebaya di Piala Sudirman,” kata Rahmad di Palembang, Rabu.
Ketika itu, RD sapaan akrabnya, mengamati Zulfiandi yang baru berusia 20 tahun sudah mampu menunjukkan performa yang cukup baik di posisi idealnya sebagai gelandang bertahan.
“Uniknya memang dia tidak banyak variasi untuk posisi bermain seperti pemain-pemain lain, tapi dia benar-benar bisa diandalkan di posisi tersebut karena karakter permainannya yang dominan defensif,” kata dia.
Karena itu, setelah memastikan diri menjadi pelatih Sriwijaya FC pada musim ini, RD memboyong Zulfiandi ke Palembang dari tim juara liga musim lalu Bhayangkara FC. Tak ayal, pemain kelahiran Bireuen, Aceh, 17 Juli 1995 ini selalu masuk dalam starting eleven di setiap pertandingan “Laskar Wong Kito”.
Performa baik itu ternyata tak luput dari pantauan Pelatih Timnas Luis Milla sehingga Zulfiandi beberapa kali dipanggil bergabung dalam pelatnas, seperti baru-baru ini untuk mengikuti turnamen PSSI Anniversary Cup 2018.

     Sebelumnya, pemain Timnas U-19 ini juga telah dipanggil bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia yang berlangsung Januari 2018. Kemudian, Zulfiandi kembali dipercaya menjadi salah satu pemain yang akan menghadapi timnas Singapura pada uji tanding yang akan berlangsung Rabu (21/3).
Bagi Zulfiandi, kembalinya ia memperkuat Timnas menjadi berkah tersendiri karena pada tahun lalu dihadapkan cedera sehingga membuatnya harus menepi dari hingar bingar sepak bola. Bahkan pada musim lalu hanya beberapa kali diturunkan oleh Bhayangkara FC.
“Pemanggilan Timnas ini sangat patut saya syukuri. Sebagai pesepak bola, saya mesti banyak belajar lagi. Dengan bergabung di Timnas, saya akan menambah jam terbang lagi,” kata dia.
Nama Zulfiandi pernah mencuat seiring keberhasilan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF 2013. Bersama Evan Dimas dan Hargianto, pemuda kelahiran Aceh itu menjadi motor serangan anak asuh Indra Sjafri.
Ketika Evan dan Hargianto melanjutkan karier sebagai pesepakbola, Zulfiandi tenggelam lantaran cedera lutut.
Pemain yang memiliki panggilan Cole itu kini melanjutkan kariernya di level klub bersama Sriwijaya FC sembari tetap memperkuat Timnas Indonesia bersama eks-penghuni Timnas Indonesia U-19 dan pemain yang turut memperkuat Indonesia di SEA Games 2015 seperti Awan Setho Raharjo, I Putu Gede Juni Antara, Ricky Fajrin, Hargianto, Evan dan Ilham Udin Armaiyn.(anjas)

Leave a Reply