oleh

Kasus positif COVID-19 di Mukomuko bertambah 11 orang

Mukomuko, jurnalsumatra.com – Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menyebutkan ada penambahan 11 kasus konfirmasi positif di daerah itu sehingga menjadi  690 orang.

“Sejak beberapa hari terakhir ada lagi penambahan 11 kasus positif COVID-19 yang tersebar di enam kecamatan daerah ini,” kata Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Kamis.

Bustam, yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengatakan hal itu terkait perkembangan kasus konfirmasi positif COVID-19 di daerah ini terhitung sampai sekarang.

Ke-690 orang warga yang terjangkit virus corona tersebut tersebar di 15 kecamatan di daerah ini, kasus positif COVID-19 yang paling banyak di Kecamatan Air Manjuto 153 orang.

Kemudian 147 orang warga di Kecamatan Kota Mukomuko yang dinyatakan positif COVID-19, sebanyak 92 warga di Kecamatan Teramang Jaya positif COVID-19, kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kecamatan Penarik 57 orang.

Ada lagi 47 warga Kecamatan Ipuh positif COVID-19, 43 warga Kecamatan Pondok Suguh positif COVID-19, 37 warga XIV Koto positif COVID-19, 35 warga Kecamatan Teras Terunjam, 22 orang warga Kecamatan Air Rami, 19 warga Kecamatan Air Dikit, 12 warga Kecamatan V Koto, masing-masing sebanyak 11 kasus positif COVID-19 di Kecamatan Lubuk Pinang dan Sungai Rumbai.

“Kasus positif COVID-19 di dua kecamatan di daerah ini masih sedikit, hanya masing-masing dua kasus, yakni di Kecamatan Malin Deman dan Kecamatan Selagan Raya,” ujarya pula.

Selanjutnya tenaga kesehatan baik dari Dinas Kesehatan dan puskesmas akan melakukan penelusuran riwayat kontak dua warga yang dinyatakan positif COVID-19.

“Tenaga kesehatan dinas dan puskesmas akan melakukan penelusuran untuk memastikan orang-orang yang pernah kontak erat dengan dua pasien COVID-19 daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, sampai sekarang jumlah total spesimen yang diperiksa  3.759 sampel, Jumlah total spesimen positif COVID-19 ada 690 orang dan 21 orang di antaranya yang meninggal dunia.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed