oleh

BPD Serbu BPMDesa dan Inspektorat Lahat

-Lahat-64 views

Lahat, jurnalsumatra.com – Tujuh (7) perangkat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan PUMI, Kabupaten Lahat, dari Ketua BPD sampai dengan anggota BPD menyambangi Dinas BPMDesa dan Dinas Inspektorat Kabupaten Lahat. Kedatangan tujuh rombongan tersebut, guna mempertanyakan kejelasan Legalitas Pemerintahan Desa (Pemdes) Desa Sindang Panjang, Kabupaten Lahat, yang sebelumnya telah diganti oleh Pjs Kepala Desa (Kades) Sindang Panjang.

Karena kurang jelasnya, perangkat yang lama atau yang baru dilantik oleh Zaiman Sasi selaku Pjs Kades Desa Sindang Panjang Kecamatan PUMI, Kabupaten Lahat, membuat sejumlah Ketua BPD sampai dengan anggota BPD Desa Sindang mempertanyakan ke Dinas BPMDesa dan Inspektorat Lahat. “Kedatangan kami kesini, guna mempertanyakan legalitas Perangkat Desa (Pemdes) Sindang Panjang Kecamatan PUMI Kabupaten Lahat,” ungkap Wakil Ketua BPD Desa Sindang Panjang Kecamatan PUMI Lahat, Handoko, dibincangi wartawan.

Untuk diketahui sambung Handoko, kedatangan dirinya bersama perangkat Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sindang Panjang Kecamatan PUMI Lahat, kedinas BPMDesa dan Inspektorat Kabupaten Lahat ini, untuk mempertanyakan kejelasan Pemdes didesa mereka. “Surat mempertanyakan kejelasan perangkat yang lama atau yang baru Desa Sindang Panjang Kecamatan PUMI Lahat, yang dinilai sampai saat ini belum diketahui oleh pengurus BPD Sindang Panjang, sehingga, kami melayangkan surat kedinas BPMDesa dan Inspektorat Pemkab Lahat, pada Senin (26/04/2021) sekira jam 09.45 WIB, dengan harapan agar kiranya dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Kenapa hal tersebut disampaikan kepada Dinas BPMDesa dan Inspektorat Pemkab Lahat, dijelaskan Hardoko, selain mempertanyakan legalitas Pemdes Sindang Panjang, karena saat ini, masih belum ada kejelasan dan warga masih mempertanyakan. “Idak mungkin, perangkat yang lama bekerja, lalu perangkat yang baru dilantik juga bekerja. Untuk itu, kami mintak instansi terkait seperti pihak Kecamatan yang ada, dapat memberikan penjelasan yang mana perangkat desa yang sebenarnya, dan yang sesuai dengan peraturan perundang undangan Pemendagri,” uarianya.

Karena, tambah Hardoko, permasalahan antara Pjs kepala desa (Kades) dan perangkat lama sudah ada titik temunya. Sehingga, apabila sudah ada legalitas dari Pemkab Lahat melalui Kecamatan PUMI supaya Pemerintahan Desa (Pemdes) Sindang Panjang dan seharusnya sudah dapat bekerja para perangkat desa. “Kita butuh kejelasan, yang pakai perangkat yang lama atau perangkat yang baru. Sebab, sampai saat ini masih terbilang rancuh. Apalagi sebentar lagi kegiatan desa akan padat, kami bingung siapa yang akan menjadi mitra BPD dalam menjalankan roda Pemdes Sindang Panjang,” tutup Handoko.

Ketujuh orang yang mendatangi Dinas BPMDesa dan Dinas Inspektorat Lahat Ia menjelaskan, Herlika (Ketua) yang diwakili suaminya, Handoko Wakil BPD, Nurhayati Sekretaris BPD, Dores Irlansyah anggota BPD, Mila Ismaili anggota BPD, Selpi Nita anggota BPD, dan Adi Patra anggota BPD Sindang Panjang Kecamatan PUMI, Kabupaten Lahat.

“Maka dari itu, kami berharap kepada instansi terkait, pihak Kecamatan dan Pjs kepala desa (Kades) dapat memberikan penjelasan, agar tidak rancuh dilapangan,” tutup Handoko. Sementara, Pjs kepala desa (Kades) Sindang Panjang Kecamatan Zaiman Sasi dikonfirmasi menyampaikan, awalnya mereka protes soal pemberhentian tidak ada SK, lalu, dikeluarkan surat keputusan, tapi, tak lama kembali rincuh dan mempertanyakan terkait pemberhentian mereka.

“Sudah, insyaallah, dalam waktu ini saya akan berusaha untuk mengumpulkan mereka lagi, serta mencarikan solusi atau jalan keluarnya, agar ketemu titik terang,” ujar Kades Sindang Panjang Kecamatan PUMI Kabupaten Lahat, pada Kamis (29/04/2021) . Bahkan, diakui Zaiman Sasi, bukan hanya dirinya selaku Pjs Kades dipusingkan, termasuk pihak Kecamatan PUMI. “Jadi, agar permasalahan dapat segera rampung, dalam waktu dekat ini akan saya kumpung dan bahas persoalan yang ada, supaya tidak gejolak lagi,” pungkas Zaiman Sasi. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed