oleh

Puskesmas Muara Lawai Jadikan Mobil Ambulance Kendaraan Pribadi

-Lahat-8 views

Lahat, jurnalsumatra.com – Sungguh miris mobil dinas milik Puskesmas Desa Muara Lawai perbatasan Kabupaten Lahat – Kabupaten Muara Enim di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, diduga dijadikan kendaraan operasional pribadi oleh Kepala Puskesmas (Kepuskesmas). Padahal, mobil Ambulance tersebut harus Stanbay yang guna untuk keperluan dinas Puekesmas Muara Lawai mengangkut masyarakat baik yang mengalami kecelakaan maupun pasien yang diduga terpapar Covid 19, serta pasien yang sifatnya emergency. Namun, yang disesalkan malah dijadikan kendaraan pribadi Kepuskesmas Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Lahat.

Lantaran mobil dinas (Mobnas) Ambulance Puskesmas Muara Lawai ini, dipakai untuk pulang pergi (PP) oleh Kepuskesmas Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Lahat, mengakibatkan dan mengancam serta menghambat aktifitas para Pegawai Puskesmas Muara Lawai, dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat di Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Sementara, Darwis SKM selaku Kepala Puskesmas (Kepuskesmas) Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat dikonfirmasi wartawan, tidak menapik dari hal tersebut. Namun, dirinya berdalih mobil dinas (Mobnas) Ambulance milik Puskesmas Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, yang dipakainya untuk pulang pergi ke Lahat dikarenakan, di Puskesmas tersebut, tidak memiliki Gerasi mobil.

“Terpaksa saya bawak balik kerumah. Karena, di Puskesmas Muara Lawai tidak ada lahan untuk memarkirkan mobil Ambulance yang ada,” kilahnya, saat dibincangi wartawan melalui via telp dengan nomor Hp 0813 6759 XXXX, belum lama ini. Tidak itu saja, diakui Darwis, apabila mobil Ambulance ini di Stanbaykan di Puskesmas Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur itu, terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, kira kira siapa yang akan bertanggungjawab.

“Memang benar, Puskesmas Muara Lawai kita bersebelahan dengan Pos Polisi Perbatasan antara Lahat dan Muara Enim. Akan tetapi, tidak bisa dikatagorikan bakal aman. Coba kalau terjadi sesuatu hal siapa yang bertanggungjawab nanti,” tanya Darwis saat dibincangi wartawan. Informasi yang berhasil dikumpul dilapangan, dalam sepekan bulan ini, ada beberapa baik dari Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, yang hendak berurusan ke Puskesmas mengantar keluarganya yang sakit, tapi disayangkan mobil Ambulance tidak berada ditempat, akhirnya warga mencater mobil rental.

Tidak itu saja, termasuk ada kecelakaan antara R2 dan R4 di Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, belum lama ini ketika hendak menggunakan mobil Ambulance ternyata tidak berada di Puskesmas Muara Lawai, sehingga, warga membawa korban tabrakan menggunakan mobil pick up angkutan pasir. Terakhir, informasi didapat warga trans SP 3 Lematang Jaya yang infonya disuruh tes sweb. Dikarenakan, mobil Ambulance tidak berada di Puskesmas akhirnya, warga tersebut, diarahkan merental mobil lain saran dari pegawai Puskesmas Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Dikutif dari peraturan daerah (Perda) Kabupaten Lahat untuk pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, diketahui demi untuk menunjang sarana kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Lahat, maka mobil Ambulance Stanbay di RSUD Lahat tidak diperkenankan untuk dibawa balik kerumah ataupun dipakai untuk kepentingan pribadi atau golongan. Sedangkan, mobil Ambulance dipakai pribadi oleh Kapuskesmas Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. (Din)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed