oleh

Wali Kota Kediri dukung penyaluran zakat melalui NU Care-Lazisnu

Kediri, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mendukung penyaluran zakat melalui NU Care-Lazisnu, yang merupakan lembaga zakat, infak dan sedekah organisasi Islam, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kota Kediri, Jawa Timur.

Wali Kota Kediri memberikan apresiasi atas program NU Care-Lazinu tersebut. Ia juga berharap agar NU Care-Lazisnu juga bisa ikut bergabung dalam perkumpulan lazis di Kota Kediri, sehingga bisa bersama-sama membantu sesama.

“Contohnya seperti tahun lalu saat pandemi COVID-19 baru melanda saya juga banyak dibantu oleh lazis yang ada di Kota Kediri. Pada waktu itu perekonomian menurun sehingga banyak orang kehilangan pekerjaannya, dan lazis-lazis inilah yang membantu saya dalam memberikan bantuan kepada warga Kota Kediri yang terdampak COVID-19,” kata Mas Abu, sapaan akrabnya di Kediri, Kamis.

Wali Kota Kediri juga mengucapkan terima kasih kepada PCNU Kota Kediri yang selama ini telah bersinergi dengan baik dengan Pemerintah Kota Kediri. Kerjasama tersebut diharapkan terus terbina, sehingga dapat mewujudkan kebijakan-kebijakan yang memberikan dampak baik untuk seluruh masyarakat Kota Kediri.

Sementara itu, program NU Care-Lazisnu PCNU Kota Kediri tersebut berhasil mengumpulkan zakat dari para muzzaki yang kemudian diberikan kepada 250 duafa dan 60 anak yatim didikan NU-Care Lazisnu tersebut. Namun penyerahan dilakukan secara símbolis, karena saat ini masih pandemi COVID-19.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kediri juga mengapresiasi Ayu Fajar Lestari seorang disabilitas berusia 21 tahun yang mampu menghafal Kitab Suci Al-Quran. Ayu mulai belajar Al-Quran sejak usia 2,5 tahun. Pada kelas 5 sekolah dasar (SD), Ayu sudah hafal 30 juz. Dalam setiap harinya, targetnya hafalan adalah enam juz.

Sementara itu, Pemkot Kediri juga berkesempatan mengadakan silaturahmi dengan ulama umaro se-Kota Kediri di Balai Kota Kediri. Acara itu juga dikemas dengan buka bersama.

Wali Kota juga mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dari para ulama dan umaro selama ini, karena dengan berbagai masukan kinerja pemerintah kota bisa berjalan baik.

“Saya berterima kasih kepada ulama umaro karena selama menjabat di sini kita bisa bekerjasama dengan baik. Alhamdulillah kondisi Kota Kediri di masa pandemi ini cukup kondusif sekali. Saya mohon kepada para ulama dan umaro di Kota Kediri tetap kompak dan mohon didoakan juga Kota Kediri,” kata Mas Abu.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Kediri juga menyampaikan memberikan beasiswa di semua jenjang pendidikan kepada hafiz dan hafizah di Kota Kediri. Selain itu, Wali Kota Kediri berharap kehadiran para hafiz dan hafizah bisa dijadikan motivasi dan berkah untuk Kota Kediri.

“Mumpung ini ketemu hafiz dan hafizah kami berencana inshaAllah akan kita berikan beasiswa. Tadi saya minta untuk dibuatkan grupnya nanti kita akan urus beasiswannya. Ini akan kita gali terus penghafal Al-Quran yang ada di Kota Kediri akan kita urusi untuk beasiswanya,” kata dia.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed