oleh

Warga Berkarang di Sungai Empayang

-Lahat-3 views

Lahat, jurnalsumatra.com –  Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 H masyarakat Desa karang Endah, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, melakukan bekarang bersama di Sungai Empayang yang dijadikan sebagai lubuk larangan bagi warga Desa Karang Endah. Kegiatan bekarang bersama itu, dilakukan pada Senin (19/07/2021) , tak pelak, puluhan warga desa Karang Endah Kecamatan Kikim Timur Lahat ini, tumpah ruah masuk kedalam sungai yang dijadikan oleh mereka sebagai “Lubuk Larangan”.

Bahkan, dalam kegiatan bekarang itu juga diikuti para unsur Pemerintahan Desa karang Endah dan ikut serta turun ke sungai, tampak Ketua lembaga adat bersama anggota BPD, Kades dan Sekdes berbaur dengan masyarakat bersukaria menangkap ikan di Sungai Empayang Desa Karang Endah. Saduk (48) Ketua Panitia Lubuk Larangan menuturkan, bekarang bersama dilakukan dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha.

Menurutnya, tradisi Bekarang ikan bersama di desa masih melekat hingga sekarang ini, setiap tahun warga melakukan bekarang ikan, untuk Desa karang Endah baru ini melakukan bekarang bersama karena pembentukan Lubuk Larangan baru berjalan dua tahun. “Selain warga para pemangku kepentingan di desa karang Endah juga ikut Bekarang Ikan Bersama, ini bentuk kebersamaan silaturahmi warga desa,” ungkap Ketua panitia.

Selain itu Anton salah satu masyarakat desa karang Endah menuturkan, bahwa Bekarang Ikan Bersama sudah nenjadi tradisi di setiap lapisan masyarakat khusunya di Kikim area dan dilaksanakan pada setiap tahunnya. “Tradisi dan budaya Bekarang Ikan Besama ini tetap kita pertahankan dan dilestarikan, kegiatan ini bernuansa silaturrahmi dan kebersamaan masyarakat yang sangat positif,” pungkasnya.

Terpisah, Camat Kikim Timur Pukatul Hadi mengaku bersyukur warga di Kecamatan Kikim Timur masih terus melestarikan budaya berkarang. Pukatul menilai Lubuk Larangan yang ada di desa-desa di Kecamatan Kikim Timur selain tradisi di desa juga menjaga kondisi sungai dari ekosistem alam. “Keberadaan Lubuk Larang sendiri sangat dirasakan yang paling utama ialah kondisi sungai yang masih bagus dan bersih,” katanya.

Pukatul sendiri menilai berkarang yang dilakukan warga Desa Karang Endah sangatlah tepat, dimana menjelang perayaan atau hari besar keagamaan. “Saya pesan jaga dan pelihara sungai dengan sebaik baik mungkin, karena dengan menjaga sungai yang ada, maka kita ikut melestarikan kehidupan ekosistem disungai,” pungkas Camat. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed