oleh

Jalinsum Lahat – Tebing Tinggi Amblas

-Lahat-405 views

Lahat, jurnalsumatra.com – Peristiwa longsor kembali menerpa Kabupaten Lahat, dan kali ini terjadi di Desa Gunung Kembang Bungamas Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, atau tepatnya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lahat menuju Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang. Kejadian longsor itu, tepat di KM 242 pada Ahad (29/08/2021), sekitar pukul 14.30 WIB. Beruntung, dalam peristiwa dadakan tersebut, tidak menelan korban jiwa.

Pantauan dilapangan, terlihat Jalinsum yang menanjak dan bergelumbang itu, terancam putus total. Apabila tidak segera diperbaiki, serta dapat melumpuhkan semua transportasi yang hendak bepergian dari Lahat menuju Tebing Tinggi. Terncam amrolya jalan milik Negara ini, diduga lantara akibat getaran Alat Bor File yang hendak memasang fasak bumi begitu keras, sehingga, disnyalir Jalinsum yang tidak jauh dari Proyek tersebut, mengalami keretakan karena, tanah dibadan jalan bergerak dan tidak labil.

Keretakan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) tersebut, sudah memakan lebih dari separuh jalan. Guna mengantisipasi longsor kian meluas, pihak dari Proyek mengambil langkah P3K. Team reaksi cepat aliansi Indonesia Bapenda Sumsel sudah berada dilokasi, guna menghimbau bagi semua pengendara baik R2 maupun R4 yang melintas di Jalinsum khususnya di KM 242 di Desa Gunung Kembang Bungamas Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, untuk dapat lebih berhati hati ketika melintas di TKP.

“Ya, kita cepat cepat memberikan himbauan khususnya bagi pengendara baik R2 maupun R4 saat hendak lewat di KM 242 tersebut, karena, kita khawatir keretakan Jalinsum kian melebar, sehingga, harus lebih berhati hati,” ujarnya dibincangi dilokasi, pada Ahad (29/08/2021). Herdianto (47) warga Tebing Tinggi saat dimintaki komentarnya mengaku, awalnya jalan bergelumbang dan memang sudah sedikit mengalami keretakan, itupun, terlihat pada dua Minggu lalu, saat pihaknya melintas di KM 242 tersebut.

“Nah, pas hendak mau lewat kali ini, retaknya kian melebar, dan sudah mengalami kelongsoran yang cukup panjang sekali. Hendak melintas saja harus bergantian agar bisa lewat, kami khawatir kalau Pemerintah tidak segera memperbaikinya maka, dijalur ini dapat terancam putus,” kata pria yang membawa mobil book ini. Ia menjelaskan, apabila terjadi amblas dikemudian hari, maka, pihaknya akan melintas lewat jalan Pagar Alam untuk dapat sampai ke Tebing Tinggi, dengan memutar arah yang cukup jauh ini, jelas akan menambah ongkos lagi.

“Harapan kami sendiri, dan pengendara lainnya, agar pihak Pemerintah dapat segera memperbaiki Jalinsum yang sudah mengalami keretakan dan mengancam ambrol ini. Agar semua transportasi dapat berjalan seperti semula,” harapnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada terlihat dinas dan instansi dari Pemkab Lahat untuk meninjau lokasi Jalinsum yang terancam ambrol tersebut. Hanya ada warga sekitar dan pekerja proyek yang mengatur arus lalu lintas di Jalinsum. (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed