oleh

Gubernur Kaltara serahkan bantuan keuangan parpol

Tarakan, jurnalsumatra.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang memberikan bantuan keuangan untuk partai politik (parpol) tahap satu dari dua tahap yang direncanakan.

“Salah satu fungsi dibentuknya partai politik adalah sebagai institusi politik yang bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan politik kepada kader maupun kepada masyarakat luas,” kata Zainal Arifin, di Tanjung Selor, Bulungan, Selasa, saat penyerahan bantuan keuangan (bankeu) parpol tahap satu.

Dia mengatakan bahwa bankeu kepada parpol tingkat Provinsi Kaltara dilaksanakan dalam dua tahap, pencairan tahap satu dilaksanakan pada APBD Provinsi Kaltara Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp760.694.400.

Sedangkan pencairan tahap II dilaksanakan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2021 sebesar Rp1.739.305.559,68.

Menurutnya, partai politik merupakan elemen penting dalam negara demokrasi. Tidak hanya berperan pada proses politik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dalam memecahkan persoalan di masyarakat khususnya pada masa pandemi yang terjadi saat ini.

Dengan kata lain, posisi partai sesungguhnya strategis yang memiliki fungsi penyalur aspirasi dan kepentingan masyarakat maupun berperan sebagai agen sosialisasi, katanya pula.

Termasuk sosialisasi atas kebijakan pemerintah khususnya yang berkaitan dengan peraturan tentang penangganan COVID-19. “Tidak hanya pemerintah yang ditantang untuk menangani pandemi COVID-19, tetapi partai politik juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi memeranginya,” kata Gubernur.

Zainal mengatakan bankeu yang diberikan kepada partai politik bersumber dari APBD yang diberikan tiap tahunnya. Bantuan itu diserahkan secara proporsional kepada partai politik yang mendapatkan kursi di DPRD Kaltara pada Pemilu 2019.

“Bantuan keuangan kepada partai politik diprioritaskan untuk melaksanakan pendidikan politik bagi anggota partai politik dan masyarakat. Selain digunakan untuk melaksanakan pendidikan politik, bantuan keuangan juga digunakan untuk operasional sekretariat partai politik,” kata Gubernur.

Dia berharap, partai politik dapat memaksimalkan fungsinya terhadap rakyat melalui pendidikan dan pengkaderan serta rekrutmen politik yang efektif. Ini bertujuan untuk menghasilkan kader-kader calon pemimpin yang memiliki kompetensi di bidang politik.

“Pendidikan politik terus ditingkatkan agar terbangun karakter bangsa yang merupakan watak atau kepribadian bangsa Indonesia,” kata Zainal.

Hal tersebut terbentuk atas dasar kesepahaman bersama terhadap nilai-nilai kebangsaan yang lahir dan tumbuh dalam kehidupan bangsa, antara lain kesadaran berbangsa, cinta Tanah Air, kebersamaan, keluhuran budi pekerti, dan keikhlasan untuk berkorban bagi kepentingan bangsa.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed