oleh

Kisah mereka yang terjebak dan dijebak pinjaman online ilegal

Tips kedua, lanjut dia, yakni pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan melunasi, tidak melakukan pinjaman melebihi kemampuan atau meminjam untuk menutupi atau melunasi hutang lama, ibarat gali lubang tutup lubang.

Saat kita melakukan pinjaman pertama kemudian tidak mampu membayar, maka jangan coba-coba untuk melakukan pinjaman kedua karena pasti sudah tidak bisa.

Intropeksi kemampuan diri

Itulah kisah mereka dijebak dan terjebak pinjol ilegal.

Jika melihat dari kisah mereka, jerat pinjol ilegal bisa dihindari jika kita lebih berhati-hati.

Bahkan jika benar-benar tak ingin terjebak pinjol maka tanamkan dalam diri untuk tidak pernah mengajukan pinjaman online.

Selain itu, kita juga harus bisa mengukur kemampuan diri. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

Selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang didapatkan dalam hidup. Jangan sampai karena hasrat menggebu akan sesuatu hal membuat kita terjerumus dengan jerat pinjol ilegal.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed