oleh

DPRD Pangkalpinang minta gerai UMKM Pantai Pasirpadi segera dibuka

Pangkalpinang, jurnalsumatra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meminta pemkot setempat segera membuka gerai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kawasan Pantai Pasirpadi untuk menggerakkan kembali perekonomian para pelaku usaha.

“Gerai UMKM tersebut dibangun sekitar dua tahun lalu namun sampai saat ini belum beroperasi, kami harap bisa segera dioperasikan seiring meningkatnya jumlah pengunjung destinasi wisata tersebut,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady di Pangkalpinang, Rabu.

Hal ini dikatakan Rio setelah sebelumnya melakukan inspeksi lapangan di kawasan wisata Pantai Pasirpadi dan melihat bangunan gerai UMKM dan toilet umum yang dibangun menggunakan dana DAK belum dioperasikan.

“Saya kira saat ini adalah momentum tepat untuk memaksimalkan bangunan tersebut. Begitu juga untuk toilet umum yang beroperasi mulai dari pagi hingga pukul 16.00 WIB, saya kira bisa dipertimbangkan untuk diperpanjang hingga Maghrib atau jika perlu malam hari, karena pengunjung juga sering datang pada malam hari,” katanya.

Berdasarkan inspeksi lapangan tersebut, pihaknya mengapresiasi Dinas Pariwisata yang memberlakukan kebijakan tidak memungut biaya masuk sepeserpun alias gratis, namun kebersihan toilet tetap terjaga.

“Untuk gerai UMKM belum digunakan sama sekali, padahal kondisi pandemi COVID-19 sudah mulai menurun dan kegiatan ekonomi mulai menggeliat di Kota Pangkalpinang. Seharusnya bisa dimanfaatkan dan mulai membuka gerai UMKM,” katanya.

Menurut di mulai beroperasinya gerai UMKM juga diharapkan bisa menjaga kondisi bangunan agar tidak cepat rusak atau bahkan sudah rusak sebelum digunakan sehingga tidak bermanfaat untuk masyarakat.

Rio mengatakan saat ini sudah mulai banyak wisatawan datang ke Pantai Pasirpadi dan perlu segera dimanfaatkan dengan memfasilitasi para pelaku UMKM melalui gerai tersebut.

Ia mendorong Dinas Pariwisata untuk memaksimalkan bangunan yang sudah ada tersebut, dan akan dilakukan pemantauan serta evaluasi terkait kondisi tersebut karena pemerintah telah mengeluarkan anggaran dan bangunan sudah siap pakai.(anjas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed