oleh

Lahat Pagaralam dan Bengkulu Selatan MoU Batas Wilayah

-Lahat-6 views

Lahat, jurnalsumatra.com –  Demi untuk memberikan kenyamanan dan keamanan baik masyarakat maupun pengendara yang melintas diwilayah perbatasan serta mewujudkan ketertiban teritorial wilayah masing masing Bupati Lahat Cik Ujang SH, Bupati Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu Gusman Mulyadi SE MM, bersama Wali Kota Pagar Alam Alfian Maskoni SH, melaksanakan Memorandum of Understansing (MoU) terkait batas wilayah.

Dengan dilakukannya MoU didaerah perbatasan Regional Manna-Pagaralam-Lahat (Mapala) ini, juga untuk sama sama dapat melaksanakan peningkatan ekonomi. Acara MoU itu, dilakukan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Bengkulu Selatan ini, meliputi kerjasama di Bidang Infrastruktur, penanggulangan bencana dan banjir dan sejumlah sektor lainnya, pada Selasa (23/11/2021).

Orang nomor satu di Kabupaten Lahat ini, saat tiba di Pendopoan didampingi Sekda Lahat Chandra SH MM, serta Walikota Pagaralam, termasuk pejabat lainnya disambut dengan pengalungan bunga juga tarian khas Manna, lalu, disambut Bupati, Walikota, dan Sekda Bengkulu Selatan.

Pagaralam – Lahat Desa Tanjung Nibung, Kecamatan Tanjung Tebat. Lahat – Manna Desa Pulau Timun, Kecamatan Tanjung Sakti (Pumu). Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi, SE, mengucapkan selamat datang pada Bupati Lahat dan Walikota Pagaralam beserta rombongan. Ia mengatakan bahwa sebelumnya hubungan emosional wulayah Pagaralam dan Lahat, namun jika dirunut sudah ada dari dulu dan akan diperkuat hari ini.

“Kita satu bahasa daerah dan satu budaya. Jadi kita masih suku, kini kita perkuat lagi dengan adanya MoU kerjasama. Dan ini sudah dibicarakan sejak lama pada Bupati Lahat,” ujar Bupati Bengkulu dalam sambutannya. Tidak itu saja, ditambahkannya, juga Pagaralam, Kabupaten Bengkulu Selatan sangat dekat hubungan emasional sejak dulu. Salah satu kunci utama adalah infrastruktur jalan akan dibuat di daerah Lahat akan menembus Bengkulu menuju Bakauheni.

“Kalau semua jalur ini sudah terbuka, maka kami dapat menghemat waktu paling tidak 3 jam lewat darat. Mudah-mudahan tahun depan dianggarkan di kementrrian untuk pembangunan Tol. Dan ini akan meningkatkan ekonomi kita, termasuk sektor wisata, makanya pembangunan insfrastruktur harus dilakukan satu kesatuan. Termasuk juga kerjasama mengarasi potensi bencana alam. Potensi kerjasama bidang pendidikan, untuk membangun STPDN yang nantinya mahasiswanya ada juga yang dari Bengkulu Selatan dan juga Lahat, karena wilayahnya sangat berdekatan,” ujarnya.

Walikota Pagaralam, Alfian Maskoni, SH menyampaikan, ucapan terima kasih atas MoU ini. Karena, menurutnya, Kota Pagaralam adalah anak tertua dari pengembangan Lahat sebelum Empat Lawang. Bengkulu selatan dan Pagaralam sangat erat hubungan emasionalnya, dan saling membutuhkan.

“Dan, Alhamdulillah, hari ini kita menjalin kerjasama, contoh saat lebaran kami dapat pasokan daging dan ikan dari Bengkulu Selatan. Sebaliknya, Pagaralam mengirim sayur-mayur ke Bengkulu Selatan. Jadi sekarang kita tinggal menyatukan hubungan ini diperkuat secara administerasi. Mari kita sama-sama jemput bola mengajukan ke Kementerian terkait MoU ini nantinya. Kita gerakan pembangunan jalan tol dengan tidak mematikan jalur lama sebagai rute wisata,” pungkas Walikota Pagaralam.

Setelah tayangan video aingkat tentang Dempo Van Bike, Alfian mengundang Bupati Bengkulu Selatan dan Bupati Lahat serta unsur Forkopimdablnya untuk menyaksikan event itu nantinya.

Sementara, Bupati Lahat, Cik Ujang, SH mengakui, memang batas Lahat Pagaralam dan Bengkulu Selatan ini sudah ada sejak dulu. Oleh karenanya, Pemkab Lahat telah menganggarkan untuk pembuatan Gapura batas wilayah. Yang mana, sambung Cik Ujang, mulai Kecamatan Tanjung Sakti adalah Kecamatan pembatas antara kedua Kabupaten Bengkulu Selatan dan Pagaralam tersebut, nantinya akan dipasang Gapura.

“Untuk sekarang jarak tempuh antara Lahat – Manna sslama 3 jam lebih. Apalagi kalau jalannya dibagusi lagi dengan kerjasama ini, mungkin bisa dicapai dalam waktu 2 jam lebih sampai ke Bengkulu Selatan,” ucap Bupati Lahat. Terakhir dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan serta menawarkan kepada Bupati Bengkulu Selatan dan jajarannya untuk singgah di Kota Lahat.

“Kami dengan senang hati menyambut. Terlebih lagi bila jalan alternatif nanti sudah dibangun. Kami ucapkan terima kasih atas sambutannya,” tutup Bupati Lahat. Tanpa hadir dalam kegiatan MoU tersebut, terlihat sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kajari, Kapolres, Ketua Pengadilan, dan pejabat Bengkulu Selatan. Perbatasan antara Pagaralam – Lahat Desa Tanjung Nibung, Kecamatan Tanjung Tebat. Lahat – Manna Desa Pulau Timun, Kecamatan Tanjung Sakti (Pumu). (Din)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed