oleh

Pasutri Ini Dinilai Lebih Kejam Dari Harimau

-Kriminal-240 views

Muba, jurnalsumatra.com –  Sebuas buasnya Harimau, sejauh ini belum ada cerita si-raja hutan itu memakan anak kandungnya sendiri. Berbeda dengan prilaku APRIZAL (33) dan SAMSIDAR (25) warga Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Pasangan suami istri (Pasutri) ini justru tega dengan kejam membunuh anak laki-lakinya Andika Pratama (12) yang mengalami keterbelakangan mental, Rabu (24/11/2021).

Atas meninggalnya bocah malang itupun kedua tersangka diamankan Polsek Babat Toman, Resort Musi Banyuasin. Sementara dihadapkan penyidik kedua tersangka mengaku bahwa telah melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan anak kandung nya sendiri. Tersangka juga  mengaku kesal akibat ulah anaknya yang kerap melakukan hal yang tidak wajar dan sang ibu mengakui bahwa telah memukul kepala korban dengan menggunakan gayung plastik sementara sang ayah mengakui telah melakukan kekerasan fisik dengan memukul korban dengan menggunakan selang plastik.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Alamsyah Pelupessy. S.H. S.i.k melalui Kapolsek Babat Toman AKP. ADY AKHYAT, SH.,M.SI saat di konfirmasi membenarkan telah terjadi penangkapan kedua pelaku tindak pidana kekerasan fisik terhadap anak yang mengakibatkan mati Atau kekerasan fisik dalam rumah tangga yang mengakibatkan matinya korban dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Benar sekali, kedua tersangka adalah orang tua kandung korban telah di amankan dan tidak ada upaya perlawanan saat penangkapan saat di bawa ke Mako Polsek Babat Toman”Tegasnya. Kapolsek juga menegaskan, bahwa masing-masing tersangka akan dijerat Pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak diperbarui dengan UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana dan sekarang tersangkah sedang dalam proses hukum,”Tutupnya. (Rafik Elyas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed