oleh

Puluhan Warga Unjuk Rasa di Dinas Koperasi UKMP OKI

OKI, jurnalsumatra.com – Puluhan masyarakat Desa Cintajaya dan Pedamaran melakukan unjuk rasa di Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (20/3/2023). Kedatangan warga yang tergabung dalam gerakan masyarakat Penyelamatan KUD Cinta Gading ini, lantaran geram atas ulah Pengurus KUD Cinta Gading.

Untuk itu mereka ingin mendesak dinas tersebut agar membubarkan Kepengurusan KUD Cinta Gading Desa Cintajaya Kecamatan Pedamaran OKI. Menurut Soleh, Koordinasi aksi unjuk rasa tersebut, Kepengurusan KUD Cinta Gading telah menyalahi aturan berlaku, terbukti menjabat selama 15 tahun, bahkan menjadi terlama di Indonesia serta dianggap tak berpihak kepada masyarakat.

“Kepengurusan KUD Cinta Gading mulai sejak berdirinya pada tahun 2008 sampai 2023 sekarang ini, Cuma 1 kali melakukan RAT (Rapat Anggota Tahunan) dan ini jelas melanggar Pasal 26 UU Nomor 25 tahun 1992,”ungkap dia dalam siaran persnya. Berdasarkan pasal tersebut, RAT dilakukan paling tidak satu tahun sekali. Jelas dia lagi, ketentuan lainnya juga dilanggar, dimana ketua dan pengurus KUD Cinta gading sudah menjabat selama 15 tahun, sejak berdirinya hingga saat ini.

“Padahal sudah jelas, menurut Pasal 26 UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Koperasi ini, kepengurusan KUD dijabat paling lama 5 tahun. Selain itu, Kepengurusan KUD Cinta Gading juga gagal menjalankan amanat Pasal 3 UU Nomor 25 tahun 1992,”ujar dia. Karena pada pasal ini, Koperasi bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya, Tetapi nyatanya tidak. Masih kata dia, Hal ini akibat sebagian besar anggota KUD yang menjadi petani peserta plasma adalah orang orang diluar desa Cintajaya dan Pedamaran.

“Ketua dan Pengurus KUD Cinta Gading juga tidak pernah melaporkan Hasil usahanya secara transparan kepada anggota KUD dan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kabupaten OKI,”tandas dia. Selain itu, Ketua dan Pengurus KUD Cinta Gading telah melecehkan Kepala Desa dan Pemerintah Desa Cintajaya, Lanjut dia, karena meski berkedudukan di desa Cinta Jaya, mereka tidak pernah menganggap adanya pemerintah desa Cinta Jaya.

“Ini bisa dirasakan oleh pemerintah desa cinta jaya, karena Ketua dan Pengurus KUD Cinta Gading dalam hal melakukan aktivitas organisasi seperti penetapan CPCL, Bagi – bagi SK Plasma serta lainnya, tidak pernah melibatkan dan melakukan koordinasi juga melapor kepada Kades Cinta Jaya,”tukas dia.

Kades Cinta Jaya dianggap tidak pernah ada oleh Ketua dan Pengurus KUD Cinta Gading, padahal berada dalam wilayah kekuasaan Kades. Lanjut dia lagi, Kades dianggap tidak punya hak dan tidak boleh tahu kegiatan yang dilakukan oleh KUD Cinta Gading. “Padahal sesuatu yang berkaitan dengan masyarakat cinta jaya, termasuk berkaitan dengan KUD Cinta Gading, Kades punya hak untuk mengetahuinya,”Pungkas dia seraya tambahkan, Oleh karena itu kami meminta agar Kepengurusan KUD Cinta Gading dibekukan atau dibubarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed