oleh

Rekrutmen Panitia Penyelenggara Pilkades Karang Anyar Disoal

Muratara, Jurnalsumatra.com – Pembentukan panitia pemilihan kepala Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dinilai tidak Netral. Demikian disampaikan Rustam, salah satu aktivis Nasional dan masih putra asli Muratara, Rabu (31/5/2023). Dirinya mengatakan untuk menghindari adanya kegaduhan publik ditengah masyarakat pada pemilihan kepala Desa (Pilkades)  Karang Anyar nanti, ia meminta dalam perekrutmen semua panitia Pilkades harus terbuka dan tidak terkesan keberpihakan.

“Menurut saya panitia Pilkades harus netral dan tidak boleh ada keberberpihakan kepada paslon, karena jika hal tersebut terjadi tentunya akan merusak demokrasi di desa,” tegas Rustam. Dikatakanya, jika dalam penyelanggaraan Pilkades panitia keluar dari aturan, maka (BPD) wajib mengambil sikap tegas jangan terkesan tutup mata apalagi sampai pura pura tidak mengetahui akan hal tersebut.

“Jika kita mengacu pada aturan, panitia harus tegas menyikapi hal tersebut.Kalau memang ada yang tidak sesuai, laporkan saja ke pihak kecamatan atau kepada Dinas yang terkait. Kalau tidak dapat melakukan tindakan sikap tegas,maka saya sarankan agar mundur dari jabatannya sebagai (BPD),”Tutur Rustam.

Sambung Rustam, guna menghindari kecurangan waktu pemilihan kepala desa nanti, dirinya meminta agar pengawasan pilkades dilakukan langsung oleh pihak Pemda dan pihak kecamatan.  “Saya sebagai aktivis menyarankan kepada Pemda Muratara agar terlibat dalam pengawasan pemilihan sekaligus pemungutan suara khususnya di Desa Karang Anyar. Mengingat Desa Karang Anyar masih cukup rawan konflik, jika perlu pihak kepolisian juga harus turun tangan dalam mengawal  kontestasi pesta demokrasi Pilkades Karang Anyar.”Tutup Rustam. (AkaZzz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed