oleh

Polda Sumsel Gelar Operasi Stop Karhutla Musi 2023

Muba, jurnalsumatra.com  – Polda Sumatera Selatan menggelar operasi untuk mencega terjadinya Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) diwilaya Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Operasi yang diberi sandi Operasi Stop Karhutla Musi 2023 itu, terhitung mulai tanggal 13 September 2023 sampai dengan tanggal 13 Oktober 2023 mendatang.

Hal ini diketahui, pada Rabu (13/9/2023) saat Polres Musi Banyuasin menerima kedatangan 99 Personil BKO (Bawah kendali operasi) dari Polda Sumsel, yang terdiri dari 48 personil dari Sat Brimob Polda Sumsel, 19 personil dari Ditpolairud Polda Sumsel dan 32 personil dari Dit Samapta Polda Sumsel.
Rombongan tiba sekira pukul 16.30 wib yang diterima langsung oleh Wakapolres Muba Kompol Malik Fahrin Husnul Aqif SH. Sik. selaku yang mewakili Kapolres Muba, didampingi oleh Para pejabat utama dan perwira polres Muba.

Kabag ops Polres Muba Kompol M. Ali Asri SH selaku koordinator operasi Karhutla Musi 2023 di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, menjelaskan bahwa, Operasi ini adalah dalam upaya mencegah terjadinya karhutla, yang diharapkan selama 30 hari kedepan nihil terjadinya karhutla. “Dalam operasi ini diwilayah hukum Polres Muba, sebanyak 139 personil yang dilibatkan, dengan rincian 40 orang personil polres Muba dan 99 orang merupakan BKO dari Polda Sumsel”. Jelasnya.

Lanjut nya, Untuk personil BKO yang terdiri dari personil Sat Brimob, Dit Polairud dan Dit Samapta Polda Sumsel, sudah kami ploting tempat pelaksanaan tugasnya diwilayah yang memang rawan terjadinya Karhutla karena terdapat lahan gambut dan pengalaman tahun sebelumnya yaitu tahun 2015 dan 2019 pernah terjadi bencana karhutla.

Kompol Ali juga merincikan bahwa Kecamatan Bayung Lencir mendapatkan bantuan dari BKO Sat Brimob Polda Sumsel sebanyak 48 personil, 25 personil untuk desa Muara Medak dan 23 personil untuk Desa Muara merang. “Untuk kecamatan lalan mendapatkan bantuan BKO sebanyak 19 personil dari Ditpolairud Polda Sumsel yang akan diperbantukan di desa Karang Agung.

Kecamatan Sanga Desa mendapatkan bantuan BKO sebanyak 12 personil dari Dit Samapta Polda Sumsel yang diperbantukan untuk 3 Desa, yaitu Trans Sp1dan Sp2 Desa Air Balui, Trans Sp3 Desa Jut dan Desa Ngulak, yang masing-masing desa menerima bantuan BKO sebanyak 4 personil.

Dan Kecamatan lais mendapatkan bantuan BKO dari Dit Samapta Polda Sumsel sebanyak 20 personil yang ditempatkan di 2 desa, yaitu Desa Rantau Kroya dan Desa Danau cala, masing-masing 10 personil. Intinya dengan upaya maksimal yang telah dilakukan dan didukung oleh stakeholder terkait, serta tak lupa berharap pertolongan dari Allah SWT, semoga saja diwilayah kabupaten Musi Banyuasin khususnya dan Sumatera Selatan umumnya tidak terjadi atau mengalami musibah Karhutla. Harapnya. (Rafik elyas).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed