oleh

Bocah SMP Ditemukan Tenggelam Dihuluan Sungai Lematang

Lahat, jurnalsumatra.com – Huluan Sungai Lematang bekas galian PT Amien Mulai yang berlokasi di Desa Muara Siban kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat kembali menelan korban jiwa. Peristiwa penemuan jasad korban yang hanyut tenggelam tersebut, dilokasi Pangkalan Pasir milik Hari (58) warga desa Muara Siban kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, pada Minggu tanggal 17 September 2023 sekira pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan informasi dilapangan, berawal rombongan 9 (Sembilan) bocah Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri) di Kabupaten Lahat ini, bersamaan datang ke tempat kejadian perkara (TKP) mandi Sungai Lematang. Lalu, saat tiba dilokasi secara bersamaan langsung mandi dan menyebrangi Sungai Lematang.

Setelah sampai diseberang, rombongan bocah yang berjumlah sembilan orang ini hendak balik menyebrang lagi. Namun, mereka lewat Huluan Sungai Lematang bekas Galian PT Amien Mulia yang kedalamannya diperkirakan lebih dari 7 (tujuh) meter. Dilokasi kejadian juga terlihat sejumlah anggota Kepolisian dari piketan Satreskrim Polres Lahat dan Polsekta Lahat melakukan wawancara dengan rekan-rekan korban Ali, serta warga Hari (58) pemilik Pangkalan Pasir desa Muara Siban kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat.

“Sekira pukul 15.30 WIB, rombongan bocah 9 orang ini terlihat mandi dan menyebrangi Sungai Lematang,” ungkap Hari (58) warga desa Muara Siban kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, ketika dibincangi dilokasi kejadian, pada Ahad (17/9/2023). Pemilik pangkalan pasir ini menceritakan, setelah sampai diseberang Sungai Lematang, rombong tersebut hendak kembali lagi menyebrang. Namun, tiba-tiba ditengah Sungai Lematang rombong ini berteriak minta tolong.

“Mendengar teriakan itu, secara spontan saya langsung melakukan pertolongan, dengan cara mengendong dan membawa para bocah untuk menyebrang kelokasi titik awal,” ucapnya. Menurut Hari, seluruh korban yang nyaris tenggelam itu, saya gendong dua orang dua orang untuk menyebrangi Sungai Lematang. Dan, Alhamdulillah, semua sampai keseberang lagi.

“Setibanya diseberang, seseorang bocah mengatakan, tolong mang satu lagi teman kami masih disana. Lalu, saya kembali menyebrangi Sungai Lematang dan menemukan korban yang bernama Ali (12) warga kelurahan Talang Jawa kecamatan Lahat, sudah mengapung dan tidak bernyawa lagi di bekas Galian PT Amien Mulia yang kedalamannya diperkirakan lebih kurang 7 meter,” tambahnya.

Tak lama kemudian, orang tua korban bernama Yudi (39) warga kelurahan Talang Jawa kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, sampai di TKP dan langsung histeris menangis melihat anak laki-lakinya sudah dalam kondisi tidak bernyawa lagi alias meninggal dunia (MD). “Ya, Allah nak, kenapa bisa begini. Lalu, meminta dengan petugas Kepolisian dalam hal ini Polres Lahat agar jenazah korban tidak perlu dilakukan Visum dan hendak langsung dibawa pulang kerumah duka, untuk dilakukan pemakaman,” ujar Ortu korban dengan linangan air mata.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed