oleh

Pasar Induk Batu Kuning Dikepung Tumpukan Sampah, Perumda Pasar Minta DLH OKU Ambil Tindakan

BATURAJA, Jurnalsumatra.com – Perumda Pasar Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengalami kekhawatiran serius terkait tumpukan sampah yang terus bertambah di dalam Pasar Induk Batu kuning, Kecamatan Baturaja Barat.

Direktur Utama Perumda Pasar Kabupaten OKU, Radius Susanto, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi pasar yang semakin dipenuhi sampah, meskipun lahan tersebut seharusnya bukan tempat pembuangan sampah.

“Setiap harinya, 12 hingga 20 unit motor sampah tercatat membuang sampah di area pasar Batu kuning. Meskipun Perumda Pasar telah berusaha mencegah dan melarang motor sampah tersebut, kenyataannya mereka tetap membuang sampah di dalam pasar, menyebabkan tumpukan sampah yang kini menggunung,” ungkapnya

Radius Susanto menyampaikan bahwa Perumda Pasar telah menghubungi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun, hingga saat berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat di tempat tersebut.

“Sudah bersurat sekitar sebulan lalu kepada DLH OKU. Kita minta sampah itu dibersihkan karena pasar induk akan kembali diaktifkan. Namun, sampah terus berdatangan setiap hari,” keluhnya

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU, Ahmad Firdaus saat dikonfirmasi diruang kerjanya kepada portal ini mengakui adanya tumpukan sampah di pasar induk batu kuning itu. Namun Firdaus mengaku bahwa sampah itu adalah sampah yang dibuang oleh motor sampah pihak swasta.

“Ya, kita sudah terima surat dari Perumda Pasar terkait untuk membersihkan tumpukan sampah itu. Namun perlu diketahui bahwa motor sampah yang membuang sampah di situ adalah pihak swasta,” ucap Firdaus.

Namun dikatakan Firdaus, kendala yang dihadapi pihaknya saat ini adalah rusaknya alat berat yang direncanakan akan dipergunakan untuk menggusur sampah tersebut.

“Bukan kita tidak mau membersihkan sampah – sampah itu. Beberapa bulan lalu kita sudah terjun kesana untuk membersihkan. Namun alat berat saat ini sedang rusak dan masih dalam perbaikan. Nanti kalau sudah benar akan kita bersihkan,” kata dia.

Terpisah, Kepala Koordinator pengangkutan sampah Taslim mengaku dirinya sempat kecolongan. Menurutnya dirinya selalu mendapat laporan dari para sopir angkutan sampah bahwa sampah di pasar induk itu di angkut setiap hari.

“Nah, ternyata sampah ini di angkut 2 bahkan 3 hari sekali, Wajar saja jika menumpuk. Tapi masalah sampah ini akan kita upayakan untuk di angkut. Kita masih menunggu perbaikan alat beratnya,” tukasnya. (Win).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed