Banjir Rendam 32 Desa Di Musi Rawas Utara

Jurnal Sumatra - 18/02/2019 3:27 PM
Banjir Rendam 32 Desa Di Musi Rawas Utara
 - ()
Editor

Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, jurnalsumatra.com – Banjir merendam 32 desa di lima kecamatan Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, akibat hujan dengan intensitas tinggi  yang mengguyur daerah tersebut sejak Jumat (15/2).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Zulkifli di Muara Rupit  Senin, mengatakan, desa-desa ini terendam karena air di Sungai Rawas dan Sungai Rupit meluap.
Kondisi terkini, banjir belum surut,” kata Zulkifli.
Ia menyebutkan, di Kecamatan Karang Jaya terdapat 7 desa yang terendam air, yakni Desa Tanjung Agung, Rantau Telang, Bukit Ulu, Muara Batang Empu, Sukamenang, Terusan dan Desa Embacang Lama.
Kemudian di Kecamatan Rawas Ulu terdapat 4 desa yakni Desa Lesung Batu, Lesung Batu Muda, Lubuk Kemang dan Desa Remban.
Sementara di Kecamatan Rupit terdapat 9 desa yakni Desa Noman, Noman Baru, Batu Gajah, Maur, Maur Baru, Bingin Rupit, Karang Anyar, Lubuk Rumbai dan Desa Pantai.
Selanjutnya di Kecamatan Karang Dapo terdapat 4 desa yakni Desa Karang Dapo 1, Kertasari, Rantau Kadam dan Kelurahan Karang Dapo.
Sedangkan di Kecamatan Rawas Ilir terdapat 8 desa, yakni Desa Mandi Angin, Beringin Makmur I, Tanjung Raja, Belani, Batu Kucing, Pauh, Pauh I, dan Kelurahan Bingin Teluk.
Menurut Zulkifli, banjir mulai merendam permukiman warga sejak Jumat (15/2) lalu, dan  hingga hari ini berangsur surut. Namun intensitas curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi sehingga tetap dalam potensi bencana.
Dari lima kecamatan yang terendam banjir itu, tiga diantaranya sudah surut. Sementara dua kecamatan yang masih banjir, yakni Karang Dapo dan Rawas Ilir karena berada di hilir sungai.
Selain merendam permukiman warga dan memutuskan akses jalan antardesa, banjir juga merusak dua jembatan gantung dan melumpuhkan aktivitas masyarakat, bahkan sejumlah sekolah terpaksa meliburkan siswanya.
Bupati Musi Rawas Utara, Syarif Hidayat mengimbau warga agar selalu waspada terhadap bencana banjir maupun pasca banjir, mengingat berbagai penyakit bisa menyerang siapa saja, terutama anak-anak.
Masyarakat juga diminta untuk terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan setempat, sehingga semua permasalahan bisa diatasi dengan cepat.
“Jika ada kondisi yang kurang baik, silahkan periksa ke Puskesmas di masing-masing kecamatan, kemudian jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pemerintah setempat terkait apa yang dibutuhkan masyarakat,” kata dia.(anjas)

Tinggalkan Komentar

Anda harus login untuk ber-komentar.

Untitled Document
HUBUNGI KAMI
  • E-Mail: jurnalsumatra@yahoo.co.id

SERTIFIKASI DEWAN PERS

Dilarang mengutip isi berita dan karya jurnalistik dari portal jurnalsumatra.com tanpa izin resmi dari management dan redaksi.

PENGUNJUNG

  • 6
  • 3,285
  • 624
  • 4,581,982
  • 1,904,835
  • 13
  • 17

RUANG IKLAN

 

 

Arsip