Bupati Sangihe minta masyarakat Lipang lestarikan Penyu dan Meleo

Sulut, Tahuna, jurnalsumatra.com – Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara Jabes Ezar Gaghana meminta warga masyarakat pulau Lipang Kecamatan Kendahe Sangihe melestarikan penyu dan burung maleo guna dijadikan objek wisata.

  “Kami minta masyarakat di pulau Lipang ini melestarikan habitat penyu dan burung maleo supaya dijadikan objek wisata,” kata Bupati Jabes Gaghana di Pulau Lipang,  Minggu.

  Menurut Bupati, penyu dan burung maleo merupakan satwa yang dilindungi sehingga harus dijaga agar tetap berkembang.

  “Penyu dan burung maleo merupakan kekayaan alam yang langkah dan menarik di pulau Lipang ini. Mari kita semua menjaganya dari kepunahan,” kata Bupati.

  Bupati mengatakan, ada musim tertentu bagi dua satwa ini untuk bertelur, sehingga harus dijaga, agar telurnya jangan sampai diambil oleh masyarakat.

  “Mari kita jadikan pulau Lipang ini sebagai daerah wisata alam dan bahari yang menyuguhkan satwa yang dilindungi yaitu penyu dan burung maleo,” kata Bupati.

  Selain itu, di Pulau Lipang yang bisa ditempuh dengan kendaraan laut satu jam dari Tahuna, juga ada hamparan pasir putih yang sangat indah.

  “Silahkan pemerintah kampung kelola objek wisata ini agar tetap lestari sehingga menarik dikunjungi oleh wisatawan karena letaknya juga tidak jauh dari Tahuna sebagai ibu kota Kabupaten Sangihe,” kata Bupati.(anjas)