Bupati Serahkan BPUM dan KUR Secara Simbolis

Jurnal Sumatra - 28/09/2020 8:31 PM
Bupati Serahkan BPUM dan KUR Secara Simbolis
 - ()
Editor

Lahat, jurnalsumatra.com – Bertempat di Gedung Pertemuan milik Pemkab Lahat, pada Senin (28/09/2020),  Bupati Lahat Cik Ujang menyerahkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) dan KUR Super Mikro secara simbolis.

Berdasarkan data ada sebanyak 3138 pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Lahat dipastikan mendapat bantuan modal usaha dari Kemenkeu melalui Dinas Koperasi (Dinkop) dan UKM Kabupaten Lahat.

Tahun ini, untuk Kabupaten Lahat mendapatkan bantuan dana usaha kecil menengah (UKM) dari Pemerintah Pusat tersebar di Sumsel sehingga diyakini mampu membangkitkan sektor perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat Pandemi virus Covid 19.

Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) dan UKM Kabupaten Lahat Yahya Eduar MM menjelaskan, bantuan UKM yang diberikan bekerjasama dengan pihak Bank BRI yang nantinya langsung dikucurkan melalui Rekening Pedagang.

Sedangkan, untuk bantuan yang berasal dari Pemerintah RI melalui Kemenkeu berdasarkan Undang Undang (UU) Nomor 1 tentang penanganan dan pemulihan Ekonomi Nasional sehingga tidak cacat hukum.

“Adapun maksud dan tujuan KUR BRI adalah untuk mewujudkan PEN dan jumlah data UKM yang terdata yakni sebanyak 5278 dan yang mendapat rekening secara validasi sebanyak 2200 UKM, 337 UKM punya pinjaman sedangkan sebanyak 2275 UKM rekening Bank nya dinayatakan tidak Valid,” tegas Yahya Eduar dalam pertemuan, kemarin.

Menurutnya, untuk jumlah UKM yang sudah tahap pencairan yakni sebanyak 3138 UKM sedangkan unutk KUR jumlah pinjaman yakni sebesar Rp.10 Juta dan untuk per/UKM akan diberikan bantuan modal usaha sebesar Rp.2.400 ribu.

“Oleh sebab itu, dengan bantuan yang yang diberikan nanti, diharapkan mampu meningkatkan gairah perekonomian di Kabupaten Lahat selama masa pandemi Corona, apalagi saat ini sektor usaha mengalami dampak yang tidak baik,” tutur Yahya Eduar.

Pimpinan Bank BRI Padya Paradi menyampaikan, total dana yang disiapkan untuk bantuan PEN di Kabupaten Lahat yakni, sebesar Rp.9 Milyar lebih.

Oleh karenanya, kata Padya Paradi, bagi para pelaku usaha yang belum mendapat kan bantuan bisa menghubungi Bank BRI melalui Proragm KURS bunga yang ditawarkan hanya sebesar Enam persen dari pinjaman.

“Syaratnya juga mudah yakni dengan melengkapi biodata dan memiliki E-KTP serta unit usaha maka bantuan akan langsung diberikan,” pungkasnya.

Sementara, Bupati Lahat Cik Ujang didampingi Wabup Lahat H.Haryanto SE MM menerangkan, saat ini di Kabupaten Lahat mendapat bantuan dari Pemerintah RI melalui Kemenkeu dengan jumlah terbanyak nomor Dua di Sumsel setelah Kota Palembang.

Untuk itu, CU berharap bantuan yang ada dapat benar benar dimanfaatkan sebaik mungkin agar pemulihan Perekonomian selama masa pandemi corona dapat berjalan dan masyarakat benar benar dapat merasakan dampak positifnya.

“Faktor utama dari efek Pandemi atau Covid 19, membuat perekonomian warga Lahat terpuruk. Karenanya, dengan adanya bantuan modal usaha dapat berimbas Positif dan pihak Dinkop harus meningkatkan pengawasan agar bantuan modal dapat sampai hingga Kepelosok Desa dan tidak hanya fokus di Daerah maupun Perkotaan saja,” pesan Bupati Lahat untuk Dinas Koperasi Lahat. (Din)

Komentar telah ditutup.

Untitled Document
HUBUNGI KAMI
  • E-Mail: jurnalsumatra@yahoo.co.id

SERTIFIKASI DEWAN PERS

Dilarang mengutip isi berita dan karya jurnalistik dari portal jurnalsumatra.com tanpa izin resmi dari management dan redaksi.


PENGUNJUNG

  • 1
  • 915
  • 213
  • 4,741,557
  • 1,942,184
  • 0
  • 17

RUANG IKLAN

 

 

Arsip